Portalarjuna.net, Purwodadi – Kawasan jalan raya di depan Kebun Raya Purwodadi hingga akses menuju Tol Purwodadi kini menjadi sorotan tajam bagi para pengguna jalan. Pasalnya, kombinasi jalur cepat, kontur jalan menurun, serta minimnya fasilitas keselamatan telah memicu serangkaian kecelakaan lalu lintas, terutama pada malam hari.
Berdasarkan pantauan di lapangan, ruas jalan utama ini memiliki visibilitas yang sangat terbatas. Kurangnya lampu penerangan jalan umum (PJU) memaksa pengendara hanya mengandalkan cahaya dari lampu kendaraan masing-masing. Kondisi jalan yang gelap gulita ini dinilai sangat berisiko bagi pengendara yang tidak terbiasa dengan medan sekitar.
Situasi diperparah dengan kondisi fisik aspal yang memprihatinkan. Terdapat sejumlah lubang menganga dan permukaan jalan yang tidak rata di titik-titik krusial. Meski beberapa lubang telah diberi tanda cat putih sebagai peringatan darurat, hal tersebut dianggap belum cukup efektif mencegah kecelakaan.
Terbaru, sebuah kecelakaan kembali terjadi di jalur menuju Tol Purwodadi arah Kebun Raya. Insiden ini diduga kuat akibat pengendara yang melaju dengan kecepatan tinggi di jalur cepat, namun kehilangan keseimbangan saat menghantam lubang dan permukaan jalan yang bergelombang.
“Kondisi aspal yang tidak rata menjadi pemicu utama hilangnya kendali. Titik di mana korban terhempas kini ditandai dengan lingkaran putih sebagai saksi bisu kerasnya kecelakaan tersebut,” ujar salah satu warga yang berada di lokasi.
Para pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua, sangat rentan menjadi korban karena kontur jalan yang menurun membuat laju kendaraan sulit terkendali jika tiba-tiba bertemu dengan lubang di tengah kegelapan.
Masyarakat mendesak pihak terkait untuk segera melakukan penanganan darurat, baik berupa perbaikan aspal permanen maupun penambahan lampu penerangan jalan. Jika dibiarkan tanpa penanganan segera, jalur cepat di depan Kebun Raya Purwodadi ini dikhawatirkan akan terus memakan korban jiwa akibat kegagalan infrastruktur yang tidak memadai.
Author : Salsabilah rachma








