Portalarjuna.net., Purwosari – Warga Dusun Babatan, Desa Bakalan, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, menggelar pengajian akbar dan gebyar sholawat untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Selasa (18/8/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung di perempatan Dusun Babatan RT 11/RW 03 tersebut dihadiri sekitar 100 hingga 120 warga.
Karang Taruna RT 11 melalui Pemuda Babatan Bersatu (PBB) menginisiasi seluruh rangkaian kegiatan. Warga dari Dusun Babatan, Dusun Bakalan, hingga Keputran turut menghadiri acara, mulai dari anak-anak santri Madrasah Diniyah hingga para pemuda desa.
Salah satu warga Dusun Babatan, Tya Nanda Safitri, mengatakan pengajian akbar dan gebyar sholawat tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus bentuk syukur warga.
“Acara ini digelar dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus pengajian akbar, sholawat, dan syukuran kemerdekaan warga Babatan,” ujar Tya.
Rangkaian Kegiatan Berlangsung Sejak Siang
Panitia memulai rangkaian kegiatan sejak siang hari dengan pertunjukan kesenian tradisional bantengan khas Jawa Timur pada pukul 14.00 WIB. Setelah itu, panitia menghadirkan pertunjukan drumband pada sore hari.
Memasuki malam hari, panitia menggelar acara inti berupa gebyar sholawat bersama Majelis Jadwa. Paduan suara pemuda Dusun Babatan kemudian menyanyikan sejumlah lagu perjuangan dan lagu bernuansa Nahdlatul Ulama sebelum acara berlanjut ke sesi ceramah agama.
KH Abdul Muthalib Ajak Warga Teladani Semangat Juang
Panitia menghadirkan KH Abdul Muthalib, yang akrab disapa Kiai Kera Sakti dari Sidoarjo, sebagai penceramah utama.
Dalam ceramahnya, KH Abdul Muthalib mengajak warga meneladani semangat juang para pahlawan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyampaikan materi secara interaktif melalui nyanyian, humor, dalil Rasulullah, dan ayat-ayat Al-Qur’an.
Cara penyampaian tersebut membuat warga tetap antusias mengikuti pengajian hingga acara berlangsung larut malam.
Momen Lagu Indonesia Raya Warnai Acara
Rangkaian pengajian akbar dan gebyar sholawat Dusun Babatan juga diwarnai momen tak terduga ketika paduan suara menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Sound system memutar lagu dengan tempo yang terlalu cepat sehingga paduan suara sempat kehilangan keselarasan. Meski demikian, warga tetap mengikuti lagu dengan semangat dan Pemuda Babatan Bersatu membantu menjaga situasi tetap kondusif.
“Waktu paduan suara nyanyi Indonesia Raya, temponya jadi kurang selaras karena sound system muter lagunya kecepetan. Tapi warga tetap semangat dan acaranya tetap kondusif,” tutur Tya.
Perangkat Desa dan Tokoh Masyarakat Hadir
Sejumlah tokoh masyarakat dan unsur pemerintahan desa turut menghadiri pengajian akbar Dusun Babatan. Mereka antara lain perwakilan Kepala Desa Bakalan, perangkat desa, Ketua RT, dan Ketua RW setempat.
Kehadiran para tokoh tersebut turut memperkuat suasana kebersamaan dalam kegiatan yang berlangsung hingga malam hari.
Melalui pengajian akbar dan gebyar sholawat, warga Dusun Babatan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan memadukan kegiatan keagamaan, kesenian, dan kebersamaan masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi warga untuk mengenang semangat perjuangan para pahlawan serta mempererat silaturahmi dan persatuan di lingkungan Dusun Babatan.
Author: Vinka Rofa Rosila













