Portalarjuna,net. Pasuruan – Kegiatan ekstra Amsilati di Asrama A terus menunjukkan perkembangan positif meskipun tergolong sebagai program yang masih baru. Amsilati sendiri merupakan metode pembelajaran cepat untuk membaca dan memahami kitab kuning, yang kini mulai diminati oleh banyak santri sebagai bagian dari penguatan keilmuan di pondok pesantren.
Namun, sebagai kegiatan yang baru dirintis, Amsilati Asrama A sempat menghadapi kendala serius, terutama pada keterbatasan tenaga pengajar. Jumlah santri yang ingin mengikuti kegiatan ini tidak sebanding dengan ketersediaan SDM pengajar, sehingga proses pembelajaran sempat terasa kewalahan. Untuk mengatasi hal tersebut, pihak pengelola Amsilati Asrama A berinisiatif meminta bantuan dari asrama lain guna menghadirkan pemateri yang dapat membantu membimbing para santri, khususnya mereka yang akan menghadapi ujian akhir.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Selama dua tahun berjalan, Amsilati Asrama A berhasil meluluskan empat santri dalam ujian akhir Amsilati. Keempat santri tersebut kini tidak hanya menjadi alumni, tetapi juga berperan aktif dalam membantu proses pembelajaran dengan mengisi materi Amsilati bagi adik-adik santri yang masih belajar.
Ketua Kamar Amsilati Asrama A, Iman, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini terus berlanjut dan mengalami regenerasi yang berkelanjutan. “Semoga Amsilati Asrama A terus beregenerasi, berkembang, dan mampu menyampaikan ilmu yang sudah dipelajari kepada generasi berikutnya,” ujarnya.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa keterbatasan sumber daya bukanlah penghalang utama bagi berkembangnya sebuah kegiatan pendidikan. Dengan kerja sama antar asrama dan semangat para santri, Amsilati Asrama A kini mulai membangun fondasi yang kuat sebagai ruang belajar kitab kuning yang berkelanjutan dan berbasis kaderisasi.
Author : Muhammad Rudi










