Portalarjuna.net, Pasuruan – Persoalan sampah masih menjadi pekerjaan rumah bagi banyak daerah, termasuk di Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Menyikapi kondisi tersebut, warga setempat mulai menjalankan upaya pengelolaan limbah dengan cara berbeda, yakni melalui proses pemanasan yang bertujuan menekan jumlah sampah sekaligus mengolahnya menjadi pupuk.
Kegiatan pengolahan ini berlangsung di area pengelolaan sampah desa yang setiap harinya menerima berbagai jenis limbah dari lingkungan sekitar. Sampah yang masuk tidak langsung diproses, melainkan dipilah terlebih dahulu. Limbah organik menjadi prioritas karena masih memiliki potensi untuk diolah kembali.
Koordinator pengelolaan sampah, Ahmad Nadihan, mengatakan bahwa langkah ini dilakukan sebagai bentuk solusi atas meningkatnya volume sampah. Menurutnya, metode pemanasan membantu mengurangi kadar air dan mempercepat proses pengolahan sehingga sampah organik dapat dimanfaatkan kembali. “Kami mencoba memaksimalkan pengelolaan sampah agar tidak hanya menumpuk, tetapi juga memiliki nilai guna,” jelasnya.
Di lokasi pengolahan, para petugas terlihat bekerja langsung di tengah tumpukan sampah dengan peralatan yang sederhana. Mereka bertugas mengawasi proses, memastikan pemilahan berjalan dengan baik, serta menyiapkan hasil olahan. Meski fasilitas yang tersedia masih terbatas, kegiatan ini dinilai cukup efektif dalam membantu mengurangi beban limbah di wilayah tersebut.
Tak hanya berdampak pada lingkungan, hasil pengolahan sampah berupa pupuk juga dapat dimanfaatkan oleh warga, khususnya untuk kebutuhan pertanian dan tanaman rumah tangga. Hal ini menjadi nilai tambah dari proses pengelolaan yang dijalankan secara bertahap dan berkelanjutan.
Melalui inisiatif ini, masyarakat Desa Ngerong berharap kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah semakin tumbuh. Upaya yang dilakukan menunjukkan bahwa dengan kerja sama dan kepedulian bersama, persoalan sampah dapat diatasi secara perlahan namun nyata
Author: Achmad Albazi










