PortalArjuna.net – Pasuruan Pergantian tahun baru 2026 terasa berbeda di kawasan Jalan Pondok Pesantren Ngalah, khususnya di Kos Bu Sri. Jika biasanya malam tahun baru identik dengan kembang api, keramaian, dan suara petasan, suasana kali ini justru tampak sepi, tenang, dan sunyi. Sebagian besar penghuni kos merupakan anak perantauan yang memilih untuk tidak pulang kampung. Kewajiban pekerjaan, keterbatasan waktu, serta tuntutan aktivitas harian membuat mereka tetap menjalani rutinitas seperti biasa.
Ada yang harus masuk kerja, menyelesaikan tugas, hingga memikul tanggung jawab masing-masing meskipun kalender telah berganti tahun. Minimnya aktivitas perayaan membuat lingkungan sekitar kos terlihat lengang. Lampu kamar menyala redup, jalanan relatif kosong, dan tidak terdengar hiruk-pikuk perayaan tahun baru. Keheningan ini justru menciptakan suasana yang damai dan menenangkan bagi para penghuninya.
Meski tanpa perayaan, rasa syukur tetap menjadi hal utama bagi anak-anak kos di Kos Bu Sri. Kesadaran masih diberi kesehatan, pekerjaan, serta tempat tinggal yang aman menjadi bentuk perayaan tersendiri. Beberapa penghuni menghabiskan malam pergantian tahun dengan berdoa, berbincang sederhana, atau beristirahat setelah lelah bekerja. “Alhamdulillah di syukuri saja, tahun baru meskipun tetap kerja gapapa yang penting doanya semoga tahun baru jd pribadi yang lebih baik,dan dilancarkan rezekinya” Ucap Salah satu penghuni kos bu sri ,Melly.
Di balik kesunyian tersebut, aktivitas kecil tetap berlangsung. Beberapa penghuni kos terlihat keluar-masuk kamar untuk membeli kebutuhan sehari-hari, bersiap berangkat kerja, atau sekadar memastikan kabar keluarga melalui ponsel. Momen sederhana ini mencerminkan kehidupan anak kos yang terus berjalan, meski tanpa kemeriahan pergantian tahun.
Bagi mereka, tahun baru bukan semata-mata tentang pesta, melainkan momen refleksi dan harapan. Harapan akan kehidupan yang lebih baik, rezeki yang lancar, serta kekuatan untuk terus bertahan di tanah perantauan.
Meski jauh dari keluarga dan kampung halaman, anak kos di Kos Bu Sri tetap memaknai pergantian tahun dengan keteguhan hati. Kembang api yang sesekali terlihat dari pertengkaran menjadi penanda bahwa dunia di luar sana merayakan, sementara mereka memilih merayakan dengan cara yang lebih tenang dan sederhana.
Kesederhanaan perayaan tahun baru di Kos Bu Sri menjadi gambaran nyata perjuangan anak kos jauh dari keluarga, hidup mandiri, namun tetap menyimpan rasa syukur dan optimisme menyambut tahun 2026.
Author : N.Badriyah














