Portalarjuna.net, Pasuruan – Aktivitas produksi dan penjemuran bulu ayam yang berada di Desa Buluresik, Kabupaten Pasuruan, menimbulkan bau menyengat yang dikeluhkan warga sekitar.
Bau tidak sedap tersebut berasal dari proses pengolahan, penumpukan, dan penjemuran bulu ayam yang dilakukan di area terbuka dekat permukiman penduduk. Bau paling terasa pada siang hari saat penjemuran berlangsung, sehingga mengganggu aktivitas warga seperti memasak, beristirahat, dan menjalani kegiatan sehari-hari di rumah. Salah satu warga, Pak Saedi, mengaku kondisi tersebut sudah sering dirasakan oleh masyarakat sekitar.
“Kalau siang hari baunya sangat menyengat, kami jadi tidak nyaman saat beraktivitas di rumah,” ujar Pak Saedi. Produksi bulu ayam ini memang menjadi sumber penghasilan bagi sebagian masyarakat, namun pengelolaannya dinilai belum memperhatikan dampak lingkungan. Melalui publikasi foto jurnalistik ini, kondisi di Desa Buluresik diharapkan dapat menjadi perhatian agar aktivitas produksi dapat dikelola dengan lebih baik tanpa mengganggu kenyamanan warga.
Author: vivin Indri Amelia










