Pasuruan, Jawa Timur
Rabu, 26 Agustus 2026

Film Pendek “Mangsa” Angkat Isu Kesehatan Mental dan Tekanan Anak Muda, Siap Berlaga di JAFF

 

Portalarjuna.net, Pasuruan – Mahasiswa Universitas Yudharta Pasuruan memproduksi film pendek berjudul “Mangsa” yang mengangkat isu kesehatan mental, tekanan hidup, dan pencarian makna kehidupan di kalangan anak muda. Film ini berangkat dari keresahan terhadap berbagai tekanan yang dihadapi generasi muda, mulai dari tuntutan akademik, keluarga, ekonomi, hingga hubungan sosial yang kerap memicu masalah psikologis. (21/07/26)

Sutradara film Mangsa mengungkapkan bahwa ide cerita lahir dari ketakutannya sendiri dalam menghadapi masa depan setelah lulus kuliah. Kekhawatiran mengenai pekerjaan, tanggung jawab terhadap diri sendiri dan orang tua, serta berbagai tuntutan hidup mendorongnya mempertanyakan apakah perasaan tersebut juga dialami banyak orang. Dari keresahan itu muncul keinginan untuk mengangkat fenomena meningkatnya kasus bunuh diri dan pentingnya saling mendukung agar setiap orang dapat menjalani hidup dengan lebih tenang dan bermakna.

“Saya ingin orang-orang lebih terbuka, berani bercerita ketika menghadapi masalah, dan menyadari bahwa setiap orang berhak menjalani hidup dengan caranya sendiri untuk menemukan kebahagiaan, ketenangan, dan makna hidup,” ujar sutradara Mangsa.

Film Mangsa menceritakan perjalanan Panji, seorang mahasiswa tingkat akhir yang berjuang menyelesaikan skripsinya di tengah tekanan dari keluarga yang menginginkan dirinya sesukses sang kakak. Bersama dua sahabatnya, Siska dan Andra, Panji menghadapi berbagai persoalan mulai dari akademik, ekonomi, keluarga, hingga hubungan pertemanan yang perlahan memengaruhi kondisi mental mereka. Tekanan yang terus dipendam Panji akhirnya berdampak pada orang-orang di sekitarnya.

Proses produksi diawali dengan membuka open casting untuk peserta dari wilayah Purwosari hingga Pandaan. Namun, sebagian besar pemeran yang terpilih berasal dari Universitas Yudharta Pasuruan. Adapun pemeran dalam film ini antara lain M. Nabil Jauhari sebagai Panji, Maulidiyah Rahmawati sebagai Siska, Ahmed Hasbi Hadafi sebagai Andra, M. Ulul Azmi sebagai Elang, Muhamad Jajuli sebagai Riski, Iklilah Sakinah sebagai Gema, Syauqi sebagai Ayah Panji, Pak Rifa’i sebagai Ayah Andra, Bu Ulfa dan Ibu Iik sebagai Ibu Andra, serta Bu Muyasaroh sebagai dosen.

Awalnya, film ini dibuat sebagai portofolio sekaligus wadah untuk mengurangi ketakutan terhadap masa depan melalui karya yang sesuai dengan passion para pembuatnya. Seiring berjalannya proses produksi, dukungan dari berbagai pihak, termasuk sponsor, membuat tim semakin yakin untuk menggarap Mangsa secara lebih profesional. Film ini pun dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) pada kategori film pendek.

Melalui film ini, tim produksi berharap pesan tentang pentingnya kepedulian terhadap kesehatan mental dapat diterima masyarakat luas. Mereka ingin mengajak generasi muda untuk lebih menghargai diri sendiri maupun orang lain, karena setiap orang memiliki perjuangan dan cara yang berbeda dalam menemukan kebahagiaan, ketenangan, serta tujuan hidupnya.

editor: BPH Portal arjuna

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial