Pasuruan, Jawa Timur
Minggu, 5 Juli 2026

Kebun Sayur Mini Organik Jadi Langkah Awal Pengabdian Mahasiswa KKN Kelompok 5 Universitas Yudharta Pasuruan

portalarjuna.net,  Pasuruan – Komitmen mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 5 Universitas Yudharta Pasuruan dalam mendukung pembangunan desa diwujudkan melalui program kerja perdana berupa pembuatan kebun sayur mini organik di kawasan Wisata Sumber Nyamplung, Dusun Tembong, Desa Plintahan, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (30/6/2026).

Program ini lahir dari upaya memanfaatkan lahan yang tersedia agar memiliki nilai guna sekaligus menambah daya tarik kawasan wisata. Kebun mini tersebut dipersiapkan sebagai area budidaya berbagai jenis tanaman, seperti pakcoy, sawi caisim, seledri, kubis, serta semangka merah dan semangka kuning. Keberadaan kebun ini diharapkan tidak hanya mempercantik lingkungan wisata, tetapi juga menjadi sarana edukasi mengenai pertanian organik bagi masyarakat dan para pengunjung.

Kegiatan diawali dengan membersihkan lahan yang dipenuhi rumput liar. Mahasiswa KKN Kelompok 5 bersama pengelola Wisata Sumber Nyamplung bergotong royong merapikan area, mencabut gulma, serta menyiapkan lahan yang nantinya akan digunakan sebagai kebun sayur mini organik. Suasana kebersamaan dan semangat kolaborasi tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan.

Salah satu pengelola Wisata Sumber Nyamplung, Kusno, mengapresiasi inisiatif yang dibawa oleh mahasiswa KKN. Menurutnya, program tersebut menjadi awal yang baik dalam mendukung pengembangan potensi wisata desa.

“Kami berharap kehadiran mahasiswa KKN dapat membantu membawa Wisata Sumber Nyamplung berkembang sedikit demi sedikit. Semoga program yang dijalankan mampu membuat tempat ini semakin menarik, lebih kreatif, dan dikenal oleh masyarakat yang lebih luas,” ungkap Kusno.

Melalui program kebun sayur mini organik ini, mahasiswa KKN Kelompok 5 Universitas Yudharta Pasuruan berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi Desa Plintahan. Tahap persiapan lahan ini menjadi langkah awal sebelum proses budidaya dilakukan, sekaligus mencerminkan semangat gotong royong antara mahasiswa dan masyarakat dalam mengembangkan potensi wisata desa secara berkelanjutan.

 

AUTHOR : PUPUT\01\2026

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial