Pasuruan, Jawa Timur
Minggu, 5 Juli 2026

MAHASISWA KKN 05 PLINTAHAN & WARGA BERSINERGI DALAM TRADISI SELAMATAN SUMBER DI DUSUN TEMBONG

portalarjuna.net,  Pasuruan, 2 Juli 2026 – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Dusun Tembong, Desa Plintahan, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, pada Kamis (2/7). Ratusan warga berkumpul dalam tradisi Selamatan Sumber, sebuah kegiatan yang rutin dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur atas keberadaan sumber mata air yang selama ini menjadi penopang kebutuhan masyarakat.

Tradisi ini merupakan salah satu warisan budaya yang masih dijaga oleh masyarakat Dusun Tembong. Selain menjadi ungkapan syukur kepada Allah SWT atas melimpahnya rezeki berupa ketersediaan air, kegiatan tersebut juga menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi antarmasyarakat.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan sambutan dari Kepala Desa Plintahan beserta Kepala Dusun Tembong. Setelah itu, warga bersama-sama melantunkan sholawat yang dipimpin oleh tim Burdah, dilanjutkan dengan tahlil, pembacaan ujub atau doa berbahasa Jawa yang menjadi ciri khas tradisi selamatan, dan diakhiri dengan doa bersama.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Plintahan mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kelestarian sumber mata air yang menjadi bagian penting dari kehidupan warga. Menurutnya, rasa syukur tidak hanya diwujudkan melalui doa bersama, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan agar sumber air tetap terjaga keberadaannya.

“Selamatan Sumber ini bukan hanya tradisi yang diwariskan oleh para leluhur, tetapi juga pengingat bagi kita semua bahwa air adalah nikmat yang harus dijaga bersama. Semoga sumber air di Dusun Tembong selalu memberikan manfaat, membawa keberkahan bagi masyarakat, dan tetap lestari hingga dapat dinikmati oleh generasi mendatang,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang terus menjaga kekompakan dalam melestarikan tradisi tersebut. Tak lupa, ucapan terima kasih diberikan kepada mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Yudharta Pasuruan Kelompok 5 yang turut ambil bagian dalam kegiatan.

“Kami merasa senang karena adik-adik mahasiswa tidak hanya hadir sebagai tamu, tetapi ikut membaur dan bekerja bersama masyarakat. Semoga pengalaman selama KKN ini menjadi bekal yang bermanfaat, sekaligus mempererat hubungan antara kampus dan masyarakat desa,” ujarnya.

Kehadiran mahasiswa KKN Universitas Yudharta Pasuruan Kelompok 5 menjadi warna tersendiri dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Sejak persiapan hingga acara selesai, mahasiswa terlibat dalam berbagai kegiatan. Sebagian ikut melantunkan sholawat bersama tim Burdah, sebagian lainnya membantu menyiapkan tumpeng dan konsumsi, menata perlengkapan acara, mengatur sound system, serta membantu kebutuhan teknis lainnya.

Partisipasi tersebut menjadi wujud nyata semangat gotong royong yang masih kuat di tengah masyarakat. Bagi mahasiswa, keterlibatan ini bukan sekadar menjalankan program KKN, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat tradisi lokal, belajar nilai kebersamaan, serta membangun hubungan yang lebih akrab dengan warga.

Melalui tradisi Selamatan Sumber, masyarakat Dusun Tembong berharap keberadaan sumber mata air tetap terjaga dan mampu memenuhi kebutuhan warga seperti selama ini. Lebih dari itu, tradisi ini diharapkan terus diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari identitas budaya desa sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga alam dan memperkuat rasa persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial