Pasuruan, Jawa Timur
Selasa, 28 Juli 2026

Mahasiswa KKN Kelompok 16 Perkuat Promosi UMKM Desa Bocek melalui Pendampingan Pembuatan Konten Digital

 

Portalarjuna.net Malang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 16 melaksanakan pendampingan pembuatan konten promosi digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.22 – 7 – 26 Kegiatan ini menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada penguatan strategi pemasaran berbasis media sosial guna meningkatkan daya saing produk lokal di era digital.

Pendampingan dilakukan secara langsung di lokasi usaha dengan melibatkan pemilik UMKM dalam setiap tahapan produksi konten. Mahasiswa membantu proses pengambilan foto dan video produk, sekaligus memberikan pendampingan mengenai teknik penyusunan konsep visual, pengaturan pencahayaan, pemilihan sudut pengambilan gambar, serta penyajian informasi produk agar lebih komunikatif dan menarik perhatian calon konsumen.

Tidak hanya berfokus pada aspek teknis, mahasiswa juga memperkenalkan pentingnya membangun identitas merek (branding) melalui konten yang konsisten. Pelaku UMKM diberikan pemahaman mengenai cara memanfaatkan platform media sosial sebagai sarana promosi yang mampu menjangkau pasar lebih luas tanpa memerlukan biaya pemasaran yang besar.

Koordinator KKN Kelompok 16 menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital merupakan salah satu peluang yang perlu dioptimalkan oleh pelaku usaha lokal agar mampu mengikuti perkembangan pola pemasaran saat ini.

“Media sosial telah menjadi ruang promosi yang efektif bagi UMKM. Melalui pendampingan ini, kami berupaya memberikan keterampilan praktis kepada pelaku usaha agar mampu menghasilkan konten yang menarik, informatif, dan memiliki nilai promosi sehingga produk Desa Bocek semakin dikenal masyarakat,” ujarnya.

Salah seorang pelaku UMKM mengaku memperoleh wawasan baru setelah mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pendampingan yang diberikan mahasiswa tidak hanya membantu proses pembuatan konten, tetapi juga membuka pemahaman mengenai pentingnya menyajikan produk secara menarik untuk meningkatkan kepercayaan dan minat konsumen.

“Selama ini kami hanya memasarkan produk dari mulut ke mulut. Setelah mendapat pendampingan dari mahasiswa KKN, kami jadi mengetahui cara membuat konten yang lebih menarik dan memahami bagaimana media sosial dapat dimanfaatkan untuk memperluas pemasaran,” ungkap pelaku UMKM.

Melalui program pendampingan ini, Mahasiswa KKN Kelompok 16 berharap pelaku UMKM Desa Bocek semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. Dengan kemampuan memproduksi konten promosi secara mandiri, diharapkan produk-produk unggulan desa mampu menjangkau pasar yang lebih luas, meningkatkan nilai jual, serta memperkuat keberlangsungan usaha masyarakat di tengah persaingan ekonomi digital.

Author: Achmad albazi

 

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial