portalarjuna.net – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 16 menggelar pelatihan pemanfaatan limbah kulit jeruk menjadi sabun cuci piring di Desa Bocek Krajan, Kabupaten Malang, Selasa (30/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang mengusung konsep pengelolaan limbah rumah tangga menjadi produk yang memiliki nilai guna.
Pelatihan diikuti oleh seluruh anggota kelpmpok yang antusias mempelajari proses pembuatan sabun cuci piring berbahan dasar sari kulit jeruk yang di promosikan dan menjelaskan kepada masyarakat. Dalam praktiknya, mahasiswa memperkenalkan beberapa bahan yang digunakan, di antaranya texapon, sodium sulfat, garam halus, serta ekstrak kulit jeruk sebagai bahan alami yang memberikan aroma segar sekaligus membantu mengangkat lemak pada peralatan makan.
Selama kegiatan berlangsung, memperoleh penjelasan mengenai tahapan pembuatan, mulai dari proses pengambilan sari kulit jeruk, pencampuran bahan, hingga teknik pengadukan agar menghasilkan sabun dengan kualitas yang baik. Mahasiswa juga menjelaskan fungsi masing-masing bahan sehingga warga dapat memahami proses produksi secara menyeluruh.
Koordinator Kelompok 16 KKN menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya bertujuan mengurangi limbah organik, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk menghasilkan produk rumah tangga yang dapat dimanfaatkan sendiri maupun dikembangkan sebagai usaha berskala kecil.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mendorong masyarakat agar lebih kreatif dalam memanfaatkan limbah yang selama ini sering dibuang. Kulit jeruk ternyata masih memiliki manfaat dan dapat diolah menjadi produk yang bernilai ekonomi,” ujarnya.
Respons positif ditunjukkan oleh peserta yang mengikuti praktik hingga selesai. Mereka aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan mengenai komposisi bahan, teknik pembuatan, serta cara penyimpanan produk agar tetap awet dan aman digunakan
Anggota Ekraf ( Ekonomi Kreatif ) juga menjelasakan bahwa sabun sendiri memiliki efek samping yaitu, bahaya terhadap kulit apa bila tidak cocok nya terhadap bahan pengunaan sabun cuci piring tersebut.
Melalui program tersebut, Kelompok 16 KKN berharap masyarakat Desa Bocek Krajan semakin peduli terhadap pengelolaan limbah organik dan mampu menerapkan keterampilan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Selain mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih, inovasi sederhana ini juga diharapkan dapat menjadi alternatif usaha rumahan yang memberikan manfaat ekonomi bagi warga
Author: Achmad albazi



















