Pasuruan, Jawa Timur
Selasa, 14 Juli 2026

Mahasiswa KKN Universitas Yudharta Pasuruan Bersama SMP dan SMK Babussalam Al Firdaus Gelar Sosialisasi Anti-Bullying

 

 

portalarjuna.net, Malang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 16 Universitas Yudharta Pasuruan berkolaborasi dengan SMP dan SMK Babussalam Al Firdaus menyelenggarakan sosialisasi bertema “Stop Bullying: Wujudkan Lingkungan Sekolah yang Aman, Nyaman, dan Berkarakter” di Pondok Modern Babussalam Al Firdaus, Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Senin (14/7/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi SMP dan SMK Babussalam Al Firdaus serta didampingi oleh dewan guru. Sosialisasi bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai bahaya bullying sekaligus menumbuhkan budaya saling menghormati, menghargai perbedaan, dan peduli terhadap sesama di lingkungan sekolah maupun pesantren.

Dalam pemaparannya, mahasiswa KKN menjelaskan bahwa bullying tidak hanya berupa tindakan kekerasan fisik, tetapi juga dapat berbentuk ejekan, penghinaan, pengucilan, intimidasi, hingga perundungan melalui media sosial. Seluruh bentuk tindakan tersebut berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan mental, kepercayaan diri, serta perkembangan akademik maupun sosial korban.

Melalui penyampaian materi yang diselingi diskusi interaktif, peserta diajak mengenali tanda-tanda bullying, memahami peran sebagai korban, pelaku, maupun saksi, serta mempelajari langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah dan menghentikan tindakan perundungan. Mahasiswa KKN juga mengajak para siswa untuk berani melapor kepada guru atau pihak sekolah apabila menemukan kasus bullying di lingkungan sekitar.

Ketua Kelompok KKN 16 Universitas Yudharta Pasuruan menyampaikan bahwa kolaborasi bersama SMP dan SMK Babussalam Al Firdaus diharapkan mampu memperkuat kesadaran seluruh warga sekolah tentang pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari perundungan.

“Bullying bukanlah hal yang bisa dianggap sebagai candaan. Setiap siswa memiliki hak untuk belajar dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan saling menghargai. Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh peserta dapat menjadi agen perubahan dalam menciptakan budaya anti-bullying di sekolah maupun di pesantren,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Siswa aktif mengikuti sesi tanya jawab serta menyampaikan pendapat mengenai pentingnya membangun komunikasi yang baik, menjaga etika dalam pergaulan, dan menumbuhkan rasa empati terhadap teman sebaya.

Pihak SMP dan SMK Babussalam Al Firdaus mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi tersebut sebagai bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan perguruan tinggi dalam membangun karakter generasi muda. Edukasi seperti ini dinilai penting untuk memperkuat nilai-nilai disiplin, kepedulian, serta rasa saling menghormati di lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN Kelompok 16 Universitas Yudharta Pasuruan berharap para siswa mampu menerapkan nilai-nilai anti-bullying dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta lingkungan sekolah dan pesantren yang lebih harmonis, inklusif, serta mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

 

Author: Achmad albazi

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial