Portalarjuna.net, Pasuruan 12 juli 2026 – Di balik tingginya pohon siwalan, terdapat perjuangan para penyadap yang setiap hari mempertaruhkan tenaga dan keberanian untuk mencari nafkah. Salah satunya adalah Pak Kasdo, warga yang hingga kini masih menekuni profesi sebagai penyadap nira siwalan.
Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa berkesempatan melihat secara langsung proses penyadapan yang dilakukan Pak Kasdo. Sejak pagi hari, ia memanjat pohon siwalan dengan membawa perlengkapan sederhana untuk mengambil nira yang nantinya dimanfaatkan sebagai bahan baku berbagai olahan.
Pak Kasdo mengungkapkan bahwa pekerjaan tersebut membutuhkan ketelitian dan pengalaman. Selain harus memanjat pohon yang cukup tinggi, penyadap juga harus memastikan proses pengambilan nira dilakukan dengan benar agar hasil yang diperoleh tetap berkualitas.
Bagi masyarakat setempat, pohon siwalan tidak hanya dikenal sebagai tanaman yang menghasilkan buah, tetapi juga menjadi sumber penghidupan bagi sebagian warga. Karena itu, keberadaannya memiliki nilai ekonomi sekaligus menjadi bagian dari kearifan lokal yang masih dipertahankan hingga sekarang.
Kegiatan pendokumentasian ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat kehidupan para penyadap siwalan sekaligus mengangkat cerita di balik profesi yang jarang diketahui masyarakat luas. Melalui sosok Pak Kasdo, tersampaikan pesan bahwa menjaga tradisi bukan hanya tentang melestarikan budaya, tetapi juga menghargai kerja keras masyarakat yang menggantungkan hidup dari potensi alam di desanya.
Author: Tim Kominfo Kkn 04










