Portalarjuna.net, Pandaan – Guna meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga kelestarian alam dan mengelola sampah rumah tangga, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 10 Universitas Yudharta Pasuruan menggelar Seminar Edukasi Lingkungan. Kegiatan ini dipadukan dengan pelatihan pembuatan lubang resapan biopori serta komposting sederhana di Desa Tunggul Wulung, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.
Agenda pengabdian masyarakat ini menyasar berbagai elemen penting desa, mulai dari jajaran perangkat desa, kader PKK, hingga anggota karang taruna setempat.
Dalam pelaksanaannya, program ini tidak hanya berfokus pada penyampaian teori berkelanjutan, melainkan juga aksi nyata di lapangan. Para peserta diajak langsung mendemonstrasikan pembuatan lubang resapan biopori untuk meningkatkan daya serap air tanah.
Selain itu, mahasiswa juga melatih warga mempraktikkan teknik komposting sederhana dengan memanfaatkan bahan-bahan organik sisa dapur yang mudah ditemukan di sekitar rumah. Warga tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, yang dibuktikan dengan banyaknya diskusi interaktif pada sesi praktik.
Ketua KKN Kelompok 10 Universitas Yudharta Pasuruan menegaskan bahwa program ini hadir sebagai solusi taktis atas problem lingkungan di tingkat desa.
“Masalah sampah dan berkurangnya resapan air bisa diatasi jika masyarakat mau menerapkan langkah sederhana seperti biopori dan mengolah sampah organik menjadi kompos. Kami berharap ilmu ini diterapkan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui inisiasi ini, KKN Kelompok 10 Universitas Yudharta Pasuruan berharap warga Desa Tunggul Wulung dapat menekan volume pembuangan limbah harian sekaligus mengubah sampah menjadi produk kompos yang bernilai guna.
Program edukasi ini diharapkan menjadi pemantik awal dalam membangun budaya hidup bersih, sehat, dan ramah lingkungan yang berjalan secara konsisten di tengah masyarakat.
Author: Bima Pratama Dz















