Pesta Malang Sejuta Buku Bersama Three G Production

""

Portalarjuna.net- Bagi para pelajar ataupun mahasiswa Kota Malang hari ini merupakan kesempatan terbaik dalam menambah keilmuannya. Membaca buku adalah salah satu cara menambah pengetahuan mereka.

Acara pameran buku yang gelar oleh Three G Production di Kota Pelajar ini disambut dengan baik oleh para pengunjung. Event ini merupakan pameran buku yang kedua kalinya diselenggarakan oleh Three G Production di kota dingin ini. Pesta Malang Sejuta Buku 2017, ya itulah pameran buku kali ini yang berada di Taman Krida Budaya Jl.Soekarno-hatta Malang, Selasa (24/10/17).

Three G Production merupakan event yang bergerak di bidang pameran buku. Event ini berlangsung selama 6 hari (19-25/10/17). Dalam pameran buku ini mengajak para penerbit nasional masuk ke progamnya yaitu Sejuta Buku Untuk Indonesia.

Agar tak bosan dalam pameran buku ini, Three G Production mengusung konsep Education and Entertaiment. Yaitu lomba dari mulai anak-anak sampai dewasa, workhsop, bedah buku dan juga ada hiburan yang diisi oleh komunitas Malang. Demi ramainya acara, pameran ini juga bekerja sama dengan komunitas yang berada di Malang.

Sekitar 200 penerbit buku lokal Malang maupun nasional. Mulai dari majalah bobo anak-anak, buku sastra, sejarah, agama, bisnis, sosial, politik, kepribadian, konseling, hukum, dan masih banyak ratusan buku. Ada juga karya buku-buku indie penerbit lawasan Malang dan lawasan Jogja.

Joss Wibisono orang Indonesia yang sudah lama tinggal Belanda adalah salah satu pembicara bedah buku di event kali ini. Dengan karya-karya besarnya seperti judul buku Rumah Tusuk Sate Di Amsterdan Selatan , dan NAIKAI.

Mahasiswa UB dan UIN Malang mengatakan bahwa event seperti ini cukup diminati karena baginya acara seperti ini bisa mempermudah dalam mencari buku yang dibutuhkan.

Menurut project manager 3G Production Tamia Bastian secara sirkulasi pengunjung hari pertama dibanding tahun lalu masih bagus sekarang. “Sasaran pameran kami mulai dari anak kecil hingga dewasa, karena buku yang dipamerkan tidak bersegmentasi” ungkap Tamia

“Berharap selama 6 hari event ini masyarakat banyak yang datang. Dan tahun depan bisa hadir di kota ini lagi serta mendapat dukungan penuh oleh pemerintah Kota Malang” Tambahnya. (Khilmi)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.