Sebar Undangan Dialog Terbuka, BEM UYP Ambigu

""

Portalarjuna.net- Purwosari, selasa (30/01/17). Dialog terbuka antara perwakilan mahasiswa dengan kampus yang harusnya dilaksanakan hari ini nyatanya diundur tanpa pemberitahuan lebih lanjut kepada media. Hal ini membuat media menjadi kelimpungan sebab pengunduran dialog terbuka dilakukan tanpa adanya pemberitahuan ulang kepada media oleh BEM UYP selaku penyelenggara.

Portal Arjuna mencoba mengklarifikasi alasan pengunduran ini kepada pihak BEM Universitas Yudharta Pasuruan. Hasilnya Alfin Khasanah selaku wakil presma menyatakan permohonan maaf karena lupa memberitahu perihal pengunduran dialog terbuka yang disebabkan rektor dan wakil-wakilnya tidak dapat hadir pada hari ini sehingga pihaknya kebingungan. Ia juga menambahkan akan mengagendakan ulang dialog terbuka secepatnya dalam minggu ini.

“Pinginnya sih besok diadakan, cuma tadi sempet diskusi lagi sama temen-temen terus ada masukan begini kalau besok juga kayaknya terlalu mendadak, belum tentu juga rektor dan wakil-wakilnya itu bisa. Jadi tadi akhirnya janjian lagi sama bapak rektor dan wakil-wakilnya untuk diskusi menentukan tanggal enaknya dilaksanakan kapan, maksudnya beliau-beliau itu freenya kapan di minggu-minggu inilah, begitu,” Ujarnya.

YTV selaku salah satu media yang diundang menyatakan rasa kecewanya. Pemberitahuan dialog terbuka yang sangat dinantikan, ternyata hilang tanpa kabar.

Begitu pula dengan Mahasiswa Ilmu Komunikasi yang bersangkutan dengan masalah tersebut, merasa tidak puas dialog terbuka yang akan di adakan oleh BEM UYP, pasalnya acara ini tidak langsung di hadiri oleh pihak terkait yaitu kamtib selaku yang hangat di perbincangkan akhir-akhir ini.

” Yang kami tunggu-tunggu itu ada klarifikasi ataupun adanya sosialisasi dari pihak kamtib tentang tata tertib untuk mahasiswa, biar kita itu jelas. Kan enak kalo udah di pertemukan semuanya, kalau seperti ini kita hanya bisa duduk, melihat dan diam saja ” ujar mahasiswa Ilmu Komunikasi berinisial F-N

Karena dialog ini ditujukan tidak hanya kepada media dan pihak rektor melainkan juga perwakilan HMJ, UKM, dan organisasi ekstra kampus seperti GMNI, PMII dan MATAN, seharusnya BEM dapat lebih tegas dan terbuka kepada media maupun undangan lainnya mengenai agenda dialog terbuka ini. (Lid/Vir)

Leave a Reply