FKU Madrasah Diniyah Darut Taqwa, Selenggarakan Diskusi dan Bedah Buku Terjemah Kitab Al- Munqidz Minad Dlolal

""

Portalarjuna.net-Minggu (11/03/18) FKU (forum komunikasi ulya) Madrasah Diniyah Darut Taqwa mengadakan acara diskusi dan bedah buku terjemah kitab Al Munqidz minad dlolal yang bertempat di gedung aula pancasila. Dalam hal ini FKU Madrasah Diniyah Darut Taqwa juga bekerja sama dengan Komunitas Buku Abimata.

Sebuah pengetahuan memang begitu luas dan sangat beragam begitu juga banyak hal yang sangat kita harus ketahui dan juga masih belum kita kuasai, tema yang di usung dari terjemah kitab Al Munqidz minad dlolal ini yakni tassawuf, logika, dan juga filsafat, pengetahuan tentang tasawwuf yang masih minim dikalangan remaja kali ini begitu juga dengan ilmu filsafat dan juga ilmu logika.

FKU juga mengundang Dr. Saifullah M.Hi dan Achmad Marzuki M.Pdi beliau dipercayai dapat menjadi pembanding untuk buku yang dikaji dalam diskusi ini. Peserta yang hadir beragam, dimulai dari peserta dari madrasah diniyah dengan standart kelas Wusthiyah dan juga mualimin mualimmat. Dan juga peserta dari delegasi pesantren disekitar Pondok Pesantren Ngalah, seperti Ponpes Walisongo, Ponpes Dalwa, Ponpes Sidogiri, Ponpes Al-yasini. Seperti yang disampaikan oleh ketua pelaksana acara “ saya berterimakasih atas kehadiran tamu undangan dan peserta yang hadir dalam diskusi ini, saya berharap dengan adanya diskusi dan bedah buku ini dapat menambah pengetahuan kita terlebih dalam bidang tassawuf” ujarnya

Kepala madrasah diniyah Darut taqwa tingkat wusthiyah juga mengungkapkan hal yang sama tentang keilmuan yang sedang dikaji “ saya berterimakasih kepada kepanitiaan yang sudah bekerja keras untuk mengadakan acara yang latar belakangnya mengkaji keilmuan terlebih tentang tasawwuf, saya berharap nantinya peserta dan undangan yang hadir dapat lebih memahami tassawuf itu apa” tegasnya.

Karena keilmuan yang begitu penting maka dengan giat kita harus belajar kemanapun dan dimanapun baik diluar kelas maupun didalam kelas seperti pepatah mengatakan “ kejarlah ilmumu sampai ke negri china” maka dengan rasa semangat yang tinggi kita harus mencari ilmu dimanapun kita berada.(syif)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.