Merespon Tingginya Kasus HIV di Pasuruan, Yudharta Selenggarakan Workshop Pencegahan HIV Libatkan FBO Berbasis Kepemudaan

""

PortalArjuna.net-Dilansir dari data yang diperoleh dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Pasuruan, bahwa Kabupaten Pasuruan menempati posisi daerah kedua terbanyak yang terjangkit penyebaran virus HIV/AIDS di jawa Timur. Hal tersebut cukup mencengangkan dengan didukung data sebanyak 32% pemuda usia produktif yang mengidap penyakit jangka panjang tersebut. Dan kasus terbanyak terjadi di Kecamatan prigen. Kasus ini dianggap sangat krusial dan memerlukan suatu penanganan khusus.
Kasus tingginya tingkat penyebaran HIV tersebut ditanggapi oleh LPPM dan TIM PKM Yudharta dengan melaksanakan kegiatan workshop pencegahan HIV dan AIDS yang digelar pada 15 Agustus 2018 di Hall meeting Universitas Yudharta Pasuruan. Selaku ketua tim PKM Yudharta, Nyoko menuturkan bahwa target acara workshop tersebut adalah beberapa organisasi keagamaan (Faith Based Organization / FBO) berbasis kepemudaan se Kec. Prigen. Melalui workshop tersebut, LPPM dan tim PKM yudharta berharap dapat terbentuk sinergi dan peranan aktif FBO untuk sama-sama berperan sebagai agen pencegahan HIV dan AIDS di wilayah sekitar. “Kita menyelenggarakan Workshop pencegahan HIV dan Aids untuk FBO berbasis kepemudaan ini dalam rangka membangun jaringan dan mendorong keterlibatan aktif para aktifis muda FBO di Kec. Prigen dalam mengkampanyekan bahaya HIV khususnya pada pemuda / anggota organisasinya masing-masing” Tutur mantan kaprodi Ilmu Alqur-an dan Tafsir tersebut.

Dalam kegiatan workshop tersebut, dihadiri 44 aktifis pemuda FBO dri delegasi IPNU dan IPPNU serta Ranting dari wilayah Prigen, Gambiran, Pecalukan, Leduk, Bulukandang, Watuagung dan Sukolilo. Tak hanya itu, terdapat juga IPM dan Perwakilan Pemuda Kristen. Beberapa organisasi kegamaan berbasis pemuda tadi dipercaya sebagai salah satu lembaga yang dapat berperan aktif dalam mencegah peluasan kasus HIV, mengingat rentang usia penderita AIDS adalah pemuda pada usia produktif.

Acara workshop yang digelar selama 1 hari penuh tersebut diisi dengan serangkaian kegiatan seperti penyampaian materi HIV dan AIDS secara medis serta informasi data perkembangan HIV dari tahun ke tahun yang disampikan oleh dr. Budiono dari KPAD Kab. Pasuruan, penyampaian materi HIV dalam tinjauan agama Islam yang disampaikan oleh ustadz Zainul ahwan serta HIV dalam tinjauan Psikologi dan agama Kristen disampaikan oleh Estalita Kelly Dekan Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan. Selain penyampaian materi dalam workshop tersebut mendiskusikan tentang gambaran objektif tentang bagaimana perilaku remaja dalam hal pergaulan yanng mengarah terhadap tindakan beresiko HIV dan AIDS di Kec. Prigen serta bagaimana melakukan pencegahannya. Melalui workshop ini nantinya agar para aktifis muda FBO memiliki awareness dan dapat memberi pengaruh positif terhadap upaya pencegahan HIV dan AIDS baik untuk anggota organisasinya ataupun lingkungan sekitar dan masyarakat secara umum (Nic).

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.