Kejar Perolehan Proper Hijau, PT Kutai Timber Indonesia lakukan Studi Banding ke PT Tirta Investama Plant Pandaan

""

Portalarjuna.net-Pandaan, Kamis 17 Januari 2019, guna menambah wawasan terkait konservasi alam PT Kutai Timber Indonesia melakukan kunjungan studi banding dengan PT Tirta Investama Plant Pandaan. PT Kutai Timber Indonesia merupakan pabrik produsen kayu yang beroperasi di Probolinggo dan beroperasi sejak 1974. Melalui kunjungan ini PT Kutai Timber Indonesia berharap dapat mengikuti jejak PT Tirta Investama untuk memperoleh penilaian Proper Hijau.

Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) merupakan salah satu upaya Kementerian Negara Lingkungan Hidup untuk mendorong penaatan perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup melalui instrumen informasi. Dilakukan melalui berbagai kegiatan yang diarahkan untuk: (i) mendorong perusahaan untuk menaati peraturan perundang-undangan melalui insentifdan disinsentifreputasi, dan (ii) mendorong perusahaan yang sudah baik kinerja lingkungannya untuk menerapkan produksi bersih (cleaner production). Selama ini PT Kutai Timber Indonesia atau biasa disebut PT KTI masih memperoleh penilaian proper Biru.

Dalam kegiatan tersebut, PT Tirta Investama Pandaan membuka sharing session bersama PT KTI bagaimana upaya yang telah dilakukan untuk memperoleh penilaian Proper Hijau. Adapun sharing session tersebut dipimpin oleh Yofi Kurniawan selaku cordinator bagian Environment divisi SHE dan Wibisono Cordinator CSR yang selama ini berperan besar dalam perolehan proper hijau PT TIV Pandaan. Dalam kesempatan tersebut, Yofi mengungkapkan pentingnya kerja sama dari semua department dalam mengurangi jumlah energi yang dikeluarkan, Jumlah Emisi, pengolahan limbah B3, serta melaksanakan kegiatan konservasi alam yang sejalan dengan praktek bisnis perusahaan untuk menuju perolehan nilai proper hijau.

Di akhir sharing session, Fafit Rahmat Aji SR Manager PT TIV Pandaan yang akrab disapa Aji mengungkapkan “Saya pikir KTI sudah sangat berpotensi untuk memperoleh Proper Hijau, terlihat dari beragam kegiatan CSR yang sudah dilakukan seperti konservasi mangrove, revitalisasi sumber mata air, sanitasi lingkungan, pendampingan untuk sekolah adiwiyata, dan beberapa kegiatan lainnya. Tinggal bagaimana pihak KTI bisa menciptakan continuitas, reporting dan verifikasi data sesuai ketentuan penilaian proper”

Menurut Aji, kegiatan CSR bukan semata seberapa besar kita memberi nominal kepada masyarakat, tapi bagaimana kita memberi impact. Nominal digunakan sebagai sarana untuk mendapatkan goal impact pada masyarakat. Selain itu, kegiatan CSR juga harus sejalan atau mendukung aktivitas proses bisnisnya. “Contohnya jika kita memproduksi air, maka kegiatan CSR kita juga tidak jauh dari hal tersebut. Bagaimana kita bisa terus mengelola dan melestarikan air tetap ada” tambahnya

Sementara itu, Agus Setiawan selaku Supervisor Lingkungan, CSR dan Management Sistem PT KTI mengungkapkan “Over all, kegiatan CSR di PT TIV Pandaan sudah bagus. Sudah ada perencanaan dan anggaran yang jelas, realisasinya pun juga bagus. Kegiatan CSRnya tidak hanya fiktif, tapi memang benar benar ada”. (Dn)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.