HIMAESY YUDHARTA : GELAR SEMINAR NASIONAL “Menjemput 80 Juta dengan bisnis yang kuat dan tepat”

""

Sengonagung 23 Maret 2019, munculnya revolusi industri 4.0 di Indonesia secara nyata telah memberi dampak kepada semua kalangan masyarakat khususnya kalangan mahasiswa. Industri 4.0 di Indonesia telah menarik investasi luar negeri maupun domestik, karena industri di Indonesia dianggap lebih produktif dan sanggup bersaing dengan negara-negara lain. Mirisnya, semakin pesatnya perkembangan dunia industri di Indonesia justru menimbulkan sebuah permasalahan baru, yakni semakin banyaknya pengangguran yang tumbuh secara kontras dibanding banyaknya perusahaan/industri yang ada.

Guna menyiapkan lulusan mahasiswa yang siap menghadapi revolusi industri 4.0 tersebut, Himpunan Mahasiswa Ekonomi Syariah Yudharta Pasuruan menyelenggarakan sebuah kegiatan seminar nasional bertajuk “Menjemput 80 juta dengan bisnis yang kuat dan tepat”. Acara yang digelar di gedung Aula Pancasila Universitas Yudharta ini menghadirkan Dr. Elvi Soeradji, M.Hi dosen Fakultas Syariah IAIN Polangka Raya, Hendrik Bayu Atmiko Praktisi branding UKM, sekaligus owner markaz design dan fire chicken serta Muhammad Ali Irsyad, S.I.Kom, Ch, Cht selaku CEO PT IRS (Ijad Grup Rahmat Semesta).

“Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa mampu bersaing mewujudkan Indonesia yang lebih berdaulat dalam bidang ekonomi” ujar Bagus selaku Presiden Mahasiswa Univ Yudharta ketika membuka kegiatan seminar nasional tersebut.

Sementara itu dalam sambutannya, Dr Khoirul Huda selaku wakil rektor 3 Univ Yudharta menuturkan “Saat ini dalam menghadapi tantangan dunia ekonomi dan industri, manusia tidak cukup hanya mengandalkan efisiensi dan produktifitas kerja,  setidaknya harus memiliki 3 syarat untuk  menuju revolusi industri diantaranya : Inovasi, Kreatifitas dan Enterpreneurship. Saat ini, generasi milineal yang ada memiliki jiwa enterpreneurship yang tinggi namun lemah dalam eksekusi”

Dalam kesempatan itu, Hendrik Bayu Atmiko, praktisi branding UKM yang menjadi salah satu pembicara dalam seminar tersebut mengungkapkan pentingnya menciptakan Brand pada setiap produk yang dijual atau dihasilkan. Melalui brand, bisnis menjadi lebih kuat dengan kesan positif yang melekat pada produk.(Dianis)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.