Rayakan Tahun Baru Dengan Nikmati Suasana Alam Putuk Lesung

""

Gambar : Pos Pendakian Putuk Lesung (01/20)

Portal Arjuna.net -Purwosari, Budaya Merayakan tahun baru merupakan agenda tahunan bagi masyarakat baik pada kalangan muda maupun kalangan tua. Hal ini biasanya dilakukan dengan acara kumpul bareng dengan keluarga serta menikmati sajian masakan dan membakar ikan bersama-sama. Namun tidak dengan beberapa orang dari berbagai daerah yang merayakan tahun baru dengan cara mendaki dan mendirikan tenda bermalam di Putuk Lesung, menikmati suasana dingin untuk menghilangkan rasa penat dari suasana kerja yang melelahkan.

Putuk Lesung merupakan bukit di lereng Gunung Arjuno yang dapat diakses melalui jalur pendakian Gunung Arjuno-Gunung Welirang di Desa Tambaksari, Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Dari jalur utama masuk ke dusun Tambakwatu kurang lebih 7 kilometer yang dapat dijangkau dengan menggunakan kendaraan bermotor.

Sedikit mengulas mengenai nama putuk lesung. Putuk yang memiliki arti bukit dan lesung yang memiliki arti alat penumbuk padi. Konon katanya pada bukit ini terdapat sebuah situs yang tepat berada di ketinggian 1740 mdpl. Situs tersebut berbahan dasar batu andesit dengan tampilan fisik mirip berupa badan perahu yang menghadap ke arah utara selatan atau ke arah puncak Gunung Arjuno.

Gambar : Situs berbahan dasar batu andesit dengan tampilan fisik mirip berupa badan perahu 

Tempat ini merupakan pilihan yang tepat bagi kalian yang bingung untuk mengisi akhir pekan, karena selain jarak tempuhnya yang relatif cepat, tempat ini juga menyuguhkan keindaahan 360 derajat mata memanang. Disisi depan pemandangan kota dari atas, disisi belakang dapat dilihat gagahnya puncak Arjuno dan disisi kiri kanan terdapat bukit- bukit yang berdampingan. Untuk menuju tempat ini sama dengan jalur pendakian Gunung Arjuno via Purwosari, percabangannya ada di pos 2.

Ditahun baru ini kuota yang berada dipos perizinan pendakian bisa dikatakan cukup ramai, karena shelter yang berada di Putuk Lesung hampir penuh di dirikan tenda para pendaki kalangan yang datang dari berbagai daerah dan berbagai komunitas bahkan satu keluarga datang untuk menimati suasan alam yang dingin.(Taufik)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.