
Portalarjuna.net-Hampir satu bulan ini harga ayam potong kian lama semakin hancur membuat para peternak mengalami kerugian besar dan gulung tikar.Saat ini, harga ayam livebird (di tingkat peternak) di beberapa daerah hanya Rp 6.000 per kg. Padahal, biaya produksi di kisaran Rp 18.000-19.000 per kg.(22/04/20)
Hal itu disampaikan oleh Ar peternak ayam potong asal pandaan yang mengalami degradasi harga yang sangat fantastis.Ia merasakan rugi yang sangat besar karena harga jual yang tidak sebanding dengan ongkos produksi pakan dan biaya perawatan kandang.Ar mengatakan anjloknya harga ayam karena over supply dan dampak dari wabah covid-19 yang membuat harga ayam murah.roda ekonomi macet demand pasar tidak ada supplynya terlalu banyak.Namun Harga di pasar dan minimarket masih sangat mahal yaitu 25-30kg
Untuk meminimalisir kerugian kami para peternak menjual langsung dengan orang rumahan .baik secara offline maupun online dengan harga 15 sampai 20 ribu/kg.karena jika di jual kepada para tengkulak kerugian akan semakin besar proses penjualannya pun agak susah karena harga beli masyarakat sedang turun sejak pandemi ini menyerang.Ujar Ar(Iqbal)
.








