
PortalArjuna.net-Pasuruan, Mahalnya harga pupuk bersubsidi membuat kalangan petani merasa resah dan terpukul.Selain harganya mahal para petani juga dipersulit untuk membeli pupuk subsidi pasalnya ada peraturan baru yang mengharuskan petani harus memiliki kartu petani agar mendapatkan pupuk bersubsidi.
Kariadi, salah seorang petani Desa Karanglo, Kecamatan Sukorejo mengatakan, karena tanaman membutuhkan pupuk sekalipun harganya mahal petani terpaksa membeli.
“Kami merasa resah dengan kenaikan harga pupuk yang semakin melambung tinggi. Hal ini sangat merugikan petani, khususnya yang ada di desa-desa, karena kenaikan harga pupuk tidak berimbang dengan harga panen hasil petani yang selalu fluktuatif dan cenderung turun daripada mengalami kenaikan,” ujarnya Pasuruan 31-08-2020
Tak hanya itu regulasi dan peraturan baru juga menjadi hal yang merepotkan bagi golongan petani saat tidak punya kartu tani tidak boleh mendapatkan pupuk subsidi jika kartunya hilang mengurusnya kembali begitu rumit.
“terkadang saya sering bolak balik jika saya lupa membawa kartu tani, ” Pungkasnya. (Iqbal)








