Siasati Pendapatan Saat Pandemi, Santri Lakukan Bisnis Makanan

""

PortalArjuna.Net-Pasuruan, Sejak adanya surat edaran dari Bupati Pasuruan pada Senin (21/09) mengenai pembatasan kerumunan massa, Pondok Pesantren Babul Futuh Pandaan langsung menerapkan lockdown hingga sekarang. Para santri hanya akan menerima uang jajan mereka tanpa harus bertemu dengan orang tua mereka.

Hal ini tentu membuat para santri merasa bosan dengan apa yang ada didalam pesantren sehingga muncullah inisiatif para santri untuk membuat bisnis kecil-kecilan. Bisnis ini mereka lakukan bukan semata-mata untuk mengatasi kebosanan para santri melainkan juga sebagai tambahan pemasukan mereka yang selama ini mereka rasa kurang mencukupi.

“Selama masa lockdown dipesantren ini pemasukan untuk kebutuhan sehari-hari dari hasil kantin berkurang karena sekarang para wali santri tidak diperbolehkan masuk sedangkan pemasukan yang paling banyak berasal dari mereka, maka dari itu kami mencoba untuk menjalankan bisnis kecil ini untuk menambah pemasukan tersebut,” tutur Husnia salah satu santri.

Bisnis yang mereka jalankan tidak lain ialah jajanan yang hampir mirip dengan jajanan yang diluar pesantren akan tetapi jajanan ini dibuat dengan cara dan bahan yang sedikit berbeda karena disesuaikan dengan selera dan tentunya juga sesuai dengan kantongnya para santri. Seperti spageti, cekodok, tahu crispy, martabak, roti pizza, pisang nuget dan lain-lain.

Bisnis ini mereka jajakan setiap hari dengan menu yang berbeda – beda sehingga para santri tidak akan cepat merasa bosan dengan jajanan tersebut. Dari sinilah mereka dapat menyeimbangkan pemasukan dan pengeluaran secara stabil seperti sediakala bahkan hasilnya lebih memuaskan. (NM)

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.