Demi Bertahan Hidup, Petani Sedap Malam Rela Jual Hasil Tani Dengan Harga Murah

""

Gambar : Abdur Rokhim sedang memanen bunga sedap malam (www.facebook.com/pemkab.pasuruan) 

PortalArjuna.Net-Rembang, Dampak Covid-19 memang belum berakhir, seperti para petani sedap malam di Desa Rembang Kabupaten Pasuruan yang terus mencari nafkah dengan cara menjual hasil tani dengan harga yang sangat murah. Ditambah lagi permintaan sedap malam di masa pandemi seperti ini semakin menurun.

Seperti halnya petani sedap malam Abdul Rokhim (37) pria yang berasal dari Desa Rembang ini mengatakan, sebelum adanya pandemi seperti ini setiap harinya beliau bisa mengirim sebanyak 5000 batang bunga sedap malam ke luar Jawa Timur.

Kebanyakan beliau mengirim ke hotal bintang 5 dan restoran mewah langganannya. Tetapi kini, proses pengiriman beliau menjadi turun drastic menjadi 1000-1500 batang Bunga sedap malam perdua hari sekali.

“dulu saya bisa mengirim 5000 batang setiap harinya. Tetapi sekarang dua hari sekali saya hanya bisa mengirim 1000 atau 1500 batang” ungkap Abdul Rokhim.

Pada proses penjualannya, ia bisa mematok harga Rp.1000 perbatang bunga sedap malam. Tetapi untuk di hari tertentu seperti Hari Raya imlek atau Idul Fitri beliau membandrol bunga sedap malam sebesar Rp.4000 perbatang.

Sementara itu, jika ia ditanya perihal omset, beliau bisa mendapat sekitar Rp.20-Rp.25 juta perbulannya tetapi di masa pandemi seperti ini beliau hanya bisa mendapat Rp.10 juta. Omset tersebut harus di bagi biaya perawatan bunga sedap malam, gaji karyawan dan kebutuhannya sehari-hari.

“yang penting masih bisa produktif dan bunga sedap malam masih laris meskipun tidak selaris dulu” jelas Abdur Rokhim.

 

(AMS)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.