Pasuruan, Jawa Timur
Minggu, 3 Maret 2024

Ingin Perkuat Identitas Sejarah Perkeretaapian, Kota Madiun Akan Punya Wisata Kuliner dengan Konsep Kereta Api

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

PortalArjuna.Net- Demi menghadirkan urban tourism atau wisata kota dengan daya tarik baru, Pemerintah Kota Madiun bersama PT KAI dan PT Inka akan berkolaborasi untuk membangun kawasan ekonomi di Jl. Bogowonto, Kota Madiun menjadi pusat kuliner.

Pusat kuliner yang akan dibangun nantinya berkonsep kereta api dengan memanfaatkan bekas rel kereta api tempo dulu yang menghubungkan Kota Madiun dengan Ponorogo.

Walikota Madiun Maidi menjelaskan munculnya inisiatif ini karena ingin membuat Kota Madiun memiliki konsep kota seperti yang ada di berbagai belahan dunia layaknya di Bangkok, Singapura, dan lainnya.

Konsep yang dimaksud adalah kota yang memiliki kehidupan 24 jam karena mampu menyuguhkan keindahan, baik keindahan di kala siang ataupun di waktu malam.

“Kita tidak memiliki potensi alam. Tetapi bukan berarti kota kita tidak bisa menarik. Kita buat jadi menarik dengan sentuhan-sentuhan tadi. Itu yang saya lihat di berbagai kota besar negara-negara di Asia,” katanya menambahkan.

Selain untuk memiliki konsep kota yang hidup selama 24 jam, ide membangun wisata kuliner dengan nuansa kereta api juga bertujuan untuk menunjukkan kepada seluruh masyarakat bahwa Madiun mempunyai identitas sejarah perkeretaapian di Nusantara.

“Kota Madiun dan kereta api ini kan tidak bisa dipisahkan, punya sejarah tersendiri. Sejarah ini tidak kita hilangkan, namun semakin kita perkuat,” ucap Maidi.

Pemkot menggandeng PT KAI, kata Maidi, karena jalur kereta tersebut merupakan milik perusahaan itu. Sedangkan untuk kereta api yang akan digunakan sebagai pusat kuliner milik PT Inka (Industri Kereta Api).

Pemkot Madiun tidak mungkin membeli kereta api untuk penyediaan pusat kuliner dengan konsep tersebut. Untuk itu, pihaknya bekerja sama dengan PT Inka yang mempunyai gerbong.

Menurutnya, kerja sama tiga pihak ini tentu tidak bisa dilakukan daerah lain. Diharapkan kerja sama ini memberikan dampak positif kepada masyarakat.

Maidi menyampaikan pusat kuliner unik ini akan memanfaatkan empat gerbong dan satu lokomotif kereta uap. Untuk lokomotif kereta uap tersebut merupakan sumbangan dari Pabrik Gula Redjo Agung yang juga bermarkas di Madiun.*

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial