
PortalArjuna.Net – Mahasiswa KKN kelompok 20 mengadakan pelatihan pembuatan produk abon lele kepada ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Candi Wates.
Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Candi Wates dan dihadiri oleh Bapak Sulthoni selaku Kepala Desa Candi Wates.
Program inovasi produk merupakan salah satiu program kerja dicanangkan oleh mahasiswa KKN sebagai bentuk pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.
Produk abon lele menggunakan ikan lele sebagai bahan baku utama karena ikan lele mudah didapat dan harganya terjangkau.
Selain itu, ikan lele memiliki kandungan protein yang tinggi dan rendah lemak sehingga sangat sehat untuk dikonsumsi.
Kandungan asam lemak omega3 dan omega6 pada ikan lele merupakan salah satu unsur gizi yang sangat dibutuhkan pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini
Mahasiswa KKN Universitas Yudharta 2022 berinisiatif membuat produk abon lele yang nantinya bisa di kembangkan oleh masyarakat Desa Candi Wates untuk menjadikan olahan ikan lele sebagai prduk yang layak jual dan sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM.
Abon merupakan makanan tradisional yang biasanya digunakan untuk lauk karena rasanya yang gurih. Makanan ini termasuk olahan ikan yang dimasak melalui proses penggorengan dan penambahan rempah-rempah pilihan.
Bahan yang diperlukan untuk membuat abon lele adalah ikan lele segar, kelapa parut, bawang merah, bawang putih, daun jeruk, lada, gula, garam dan penyedap rasa.
Proses pengolahan ikan lele menjadi abon di akukan secara sederhana tanpa menggunakan pengawet makanan.
Abon lele kering bertahan selama 1 minggu pada suhu ruangan, hal ini di sebabkan karena kadar air pada abon lele sangat sedikit sehingga dapat memperpanjang masa simpannya.
Pengolahan abon ikan lele dengan penambahan kelapa parut dilakukan sebagai inovasi produk olahan ikan dengan bentuk yang berbeda agar masyarakat memiliki pengetahuan dan keterampilan terkait pengelohan produk hewani.
Kedepannya diharapkan program ini dapat memberi sudut pandang baru dan menimbulkan ide kreatif para ibu rumah tangga untuk menciptakan produk yang bernilai jual tinggi.
Diversifikasi pengolahan produk ikan lele dengan penambahan kelapa parut ini juga dilakukan untuk meningkatkan minat masyarakat dan mendukung program pemerintah gemar makan ikan, mencegah stunting, dan memenuhi kebutuhan gizi harian masyarakat.









