
Pasuruan, Sebanyak 20 mahasiswa semester 7, Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Yudharta Pasuruan, pada Hari Rabu, 2 November 2022 melakukan pendalaman materi dalam Mata Kuliah Corporate Social Responbility (CSR) di KOTAKOJA bersama Dosen Praktisi Bapak Wibisono PT. Tirta Investama (Plant. Aqua Pandaan) dan Bapak Diono Selaku Direktur Yayasan Satu Daun.
Yayasan satu daun merupakan organisasi yang berbadan hukum yayasan yang tercatat dalam kemenkumham dan aktenotaris dengan motto “inspirasi perubahan”, terhadap perbaikan lingkungan dan peningkatan ekonomi petani melalui aksi nyata dan edukasi melalui pemberdayaan masyarakat umum. Dengan menggunakan metode pendekatan partisipatif dan kekeluargaan yang baik.
Bapak Diono mengatakan KOTAKOJA diharapkan mampu memfasilitasi para petani kopi dalam memaksimalkan hasil panen yang bisa meningkatkan taraf ekonomi petani kopi yang mayoritas berada pada kawasan hutan produksi dibawah naungan perhutani KPH pasuruan.
Yayasan Satu Daun mendirikan Koperasi yaitu sebagai wadah kelompok tani kopi yang berada dilereng arjuno khusususnya Desa Jatiarjo sehingga koperasi tersebut dijuluki dengan KOTAKOJA yaitu singkatan dari Koperasi Tani Kopi Jatiarjo.
“Pada program jangka pendeknya, Koperasi menyiapkan rumah produksi untuk keperluan pengolahan kopi yang sesuai standar mutu kopi. Dan pengurusan PIRT untuk memperluas pemasaran” Ujarnya.
Kuliah lapang ini dilaksanakan selama 5 jam lebih. Selain itu, penerapannya juga menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap implementasi program Kampus Merdeka. Sebuah program yang mendorong kemerdekaan akademik di tingkat Perguruan Tinggi.
Praktisi Mengajar adalah Program yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia agar lulusan perguruan tinggi lebih siap untuk masuk ke Dunia kerja. Program ini mendorong kolaborasi aktif praktisi ahli dengan Dosen juara agar tercipta pertukaran ilmu dan keahlian yang mendalam dan bermakna antar sivitas akademika di Perguruan Tinggi dan profesional di Dunia kerja.
Sedangkan jangka panjangnya melakukan pendampingan petani melalui program didalam koperasi kotakoja mulai dari persiapan hulu dan hilir yang melibatkan petani milenial supaya bisa menciptakan pasar kopi yang lebih luas dan mampu membuka lapangan pekerjaan dari sektor pertanian kopi pada kalangan pemuda setempat.

Plant AQUA Pandaan menyerahkan 10.000 bibit pohon endemik setiap tahunnya tidak hanya kopi saja tapi juga pohon cemara, bibit pohon buah, seperti Apukat, cengkeh, Pete dll.
Rangkaian kegiatan konservasi sumberdaya air ini merupakan konsistensi AQUA Pandaan dalam konservasi sumber daya air yang merupakan kelanjutan dari tahun-tahun sebelumnya.
Diono selaku Direktur Yayasan Satu Daun menyampaikan “salah satu cara pengelolaan sumber daya air adalah melalui konservasi, konservasi air harus dilakukan dengan melibatkan peran serta aktif masyarakat dengan sebanyak mungkin memasukkan air limpasan ke dalam tanah, hal ini untuk menabung air dan juga mengurangi resiko banjir,” tambahnya Bapak Diono
“Kegiatan ini bertujuan untuk menghijaukan kembali daerah yang menjadi sumber resapan air yang ada di recharge area (wilayah hulu) serta mengembalikan kebaikan alam yang telah kita nikmati selama ini,” pungkas Penyampaiannya kepada mahasiswa ilmu komunikasi.
Slv








