Pasuruan, Jawa Timur
Sabtu, 9 Mei 2026

Bukan Sekedar Tulisan, Berikut Penjelasan Pengaruh Hebat Media Pemberitaan dari Times Indonesia

PortalArjuna.Net-Mahasiswa Ilmu Komunikasi Semester 5 Universitas Yudharta Pasuruan kembali mengadakan kegiatan kunjungan media ke beberapa perusahaan yang ada di Kota Malang, salah satunya Times Indonesia pada Kamis, 8 Desember 2022.

Ini merupakan lokasi kedua setelah sebelumnya para Mahasiswa Ilmu Komunikasi berkunjung ke Jade Indopratama Group dan mendapat pengetahuan tentang sistem produksi di dunia advertising.

Setelah sampai di kantor Times Indonesia yang berlokasi di Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, para mahasiswa diarahkan terlebih dahulu untuk menscan barcode yang berisi tautan ke laman web Times Indonesia.

Selanjutanya para mahasiswa berkumpul di satu ruangan dan disambut oleh Bapak Yuli Triyanto selaku General Manager Times Indonesia Area Malang Raya.

Bapak Yuli mengawali kajian jurnalistik siang itu dengan menyuruh para mahasiswa yang datang mengetik nama mereka masing-masing di pencarian Google dan bertanya apakah hasil yang muncul langsung mengarah ke artikel tentang mereka, media sosial, atau malah menampilkan informasi orang lain yang memiliki kesamaan nama.

“Kalian harusnya resah jika Google tidak menampilkan apapun tentang diri kalian, itu artinya selama ini kalian tidak menghasilkan karya yang bisa menjadi jejak digital untuk membantu kalian di masa yang akan datang,” kata Bapak Yuli menjelaskan.

Kemudian dia memberikan motivasi agar Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Yudharta Pasuruan harus mampu mempunyai jejak digital yang positif dengan menulis berbagai artikel yang memuat berita khususnya di area kampus dan secara umum di wilayah Pasuruan.

Setelah Bapak Yuli selesai memberikan materi, kemudian dilanjut Bapak Wahyu Nurdianto yang memberikan pemaparan tentang pengaruh hebat media jurnalistik atau pemberitaan.

Bapak Wahyu berbagi beberapa cerita salah satunya tentang seorang anak di Kabupaten Malang yang mengidap kanker namun tidak bisa mendapatkan pelayanan pengobatan padahal sudah mendapat kartu bantuan kesehatan bahkan ditolak di salah satu rumah sakit yang ada di Kota Malang dengan alasan yang janggal.

“Bayangkan dengan kekuatan media kita akhirnya bisa menolong anak tersebut karena beritanya di baca oleh Walikota Malang saat itu dan langsung menghubungi pihak rumah sakit terkait agar mau menampung dan meberikan pelayan pengobatan kepada anak tersebut,” ucap Bapak Wahyu menerangkan.

Selesai mendengar penjelasan dari kedua narasumber tersebut, para Mahasiswa Ilmu Komunikasi menjadi semangat dan termotivasi untuk menulis artikel yang tidak hanya menjadi karya tulis sebagai jejak digital mereka sendiri namun mampu untuk membantu orang memjuangkan haknya.

Kegiatan kunjungan media diakhiri dengan berkunjung ke lokasi Alun-alun Kota Batu untuk istirahat sekaligus evaluasi dari perjalanan seharian tersebut.***

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial