Portalarjuna.Net, Pandaan – Ratusan santri dan alumni Pondok Pesantren AL-FALAH Ploso turut meramaikan pengajian rutin Gawagis dalam rangka halal bihalal dan pembukaan pengajian rutin Gawagis IMAP Pasuruan Raya di Pondok Pesantren ALBERR Sangarejo Karangjati, kota Pandaan pada Ahad (30/04/23) malam.
Pengajian rutin Gawagis dengan kitab “Risalatul Mu’awanah” ini dipimpin langsung oleh Agus H. Jazuli Muhammad Makmun yang merupakan salah satu Gawagis dari Ploso, kota Kediri.
Disamping itu pengajian tersebut dihadiri oleh beberapa gawagis, diantaranya
Agus H. Iffathul Lathoif,
Agus H. Ahmad Hasbi,
Agus H. Jazuli Muhammad Makmun,
Agus H. Umar Faruq, dan
Agus H. Muhammad Izzuddin Mushlih.
Ratusan santri dan alumni ponpes AL-FALAH Ploso dari berbagai kota ikut berpartisipasi membantu proses berjalannya acara bersama panitia demi kelancaran dan kesuksesan selama acara berlangsung
“Kita semua diperintah untuk taharri, berusaha keras untuk jujur walaupun kadang kita melihat jujur itu tidak enak karena pasti didalam kejujuran pasti terdapat keselamatan dan biasanya keselamatan itu adanya di belakang”, ujar Jazuli Muhammad Makmun waktu memberikan penjelasan kepada para santri dan alumni Ponpes AL-FALAH.
“Waktu mbah Nyai masih hidup, beliau tidak pernah marah kecuali beliau mengetahui ada orang yang tidur pagi (tidur setelah subuh). Penyakit atau hobi kita adalah tidur pagi” , tambahnya menjelang pengajian selesai.
Acara selanjutnya adalah mauidloh yang disampaikan langsung oleh Agus H. Iffathul Lathoif.
“Celakanya orang itu kalau ia menjumpai bulan Ramadhan, setelah berlalunya bulan Ramadhan dan kita tidak mendapatkan maghfiroh dari Allah SWT. Semoga kita mendapatkan maghfiroh dari Allah SWT dan memang pantas mendapatkan maghfiroh itu dan memang kita telah berusaha memantaskan diri untuk mendapatkan maghfiroh dari Allah SWT,” ujar Iffathul Lathoif waktu memberikan mauidloh kepada para santri dan alumni.
“Selamanya orang itu dianggap alim selama dia selalu menuntut ilmu. Kalau dia sudah merasa cukup dengan keilmuannya, maka berarti dia bodoh. Maka dari itu, teman-teman alumni yang mungkin sudah ada di rumah bersama-sama kita tetap memupuk himmah kita untuk tholabul ilmi, tafaqquh fiddin selalu istifadah dalam kondisi apapun dan dimanapun kita berada,” tambahnya sebelum mengakhiri mauidloh.
Setelah penyampaian mauidloh dilanjutkan dengan acara halal bihalal yang diikuti oleh seluruh santri dan alumni Ponpes AL-FALAH Ploso kepada Gawagis. Acara ini ditutup dengan pembacaan do’a oleh Nyai Siti Badriah yang merupakan salah satu putri dari KH. Djazuli Utsman sebagai penutup acara halal bihalal dan pembukaan pengajian rutin Gawagis.
Author: Ahmad Roikhanul Majid









