Pasuruan, Jawa Timur
Sabtu, 9 Mei 2026

Pembuatan Sandal Mulai 2002 Hingga Sekarang: Usaha Sandal Kulit di Dusun Masangan Terus Berkembang

Usaha pembuatan sandal kulit di Dusun Masangan, Jawa Timur telah berjalan sejak tahun 2002 hingga saat ini. Pak Asyari, pemilik usaha yang beralamat di RT/RW 04/01, telah berhasil mengembangkan bisnisnya menjadi salah satu produsen sandal kulit terkemuka di daerah ini.

Dikenal karena kualitasnya yang tinggi, sandal buatan Pak Asyari terbuat dari kulit sapi berkualitas halus. Bahan baku ini diperoleh dari lokal, tepatnya di Bangil, sehingga usaha ini juga memberikan dampak positif bagi perekonomian setempat.

Produksi sandal ini tersebar di beberapa daerah, termasuk Kalimantan, Madura, Surabaya, dan sekitar wilayah Pandaan seperti Japanan dan Sidoarjo. Setiap bulannya, omset usaha ini bervariasi antara 35 hingga 50 juta rupiah, tergantung pada jenis bahan yang digunakan.

Namun, saat menjelang Hari Raya Idul Fitri, permintaan sandal meningkat pesat, bahkan melebihi kapasitas produksi yang ada. Kadang-kadang, Pak Asari tidak mampu memenuhi seluruh pesanan karena jumlahnya yang terlalu banyak. Meskipun demikian, situasi seperti ini membawa dampak positif pada omset bisnisnya.

Meskipun usaha ini sukses selama bertahun-tahun, Pak Asyari menghadapi tantangan baru dalam hal kesinambungan usahanya. Generasi penerus yang terlibat dalam bisnis ini memiliki tingkat pendidikan yang minim, sehingga ia perlu memulai dari awal dalam mengajarkan dan melibatkan mereka dalam proses produksi.

Pengiriman produk dilakukan menggunakan layanan paket ekspedisi untuk wilayah di luar pulau. Bahan baku yang digunakan masih berasal dari Bangil, sehingga usaha ini juga memberikan dampak positif pada pengembangan daerah tersebut.

Harga sandal yang ditawarkan cukup terjangkau. Setiap kodi sandal dewasa dijual seharga 45.000 rupiah, sedangkan satu pasang sandal dewasa dibanderol seharga 60.000 rupiah. Untuk sandal wanita, harganya sekitar 37.500 rupiah per pasang, sementara sandal anak-anak dijual dengan harga berkisar antara 27.500 hingga 35.000 rupiah.
Usaha ini menjadi unik karena tidak memiliki pesaing langsung di sekitar wilayahnya. Sandal buatan Pak Asyari terkenal karena jahitan yang kuat dan tahan lama. Hingga saat ini, usaha ini belum mengadopsi penjualan online dan masih mengandalkan penjualan melalui toko fisik.

Dalam sehari, usaha ini mampu memproduksi sekitar 40 pasang sandal. Pengiriman produk dilakukan sesuai permintaan, dan kadang-kadang dapat memakan waktu hingga satu bulan untuk pengiriman luar pulau. Namun, untuk wilayah sekitar Dusun Masangan, pengiriman dilakukan setiap tiga hari sekali.

Selama musim lebaran hingga saat ini, usaha ini telah menerima hampir 800 hingga 1000 pesanan dari wilayah Dusun Masangan saja. Untuk pesanan sebanyak 10 pasang, biasanya dapat diselesaikan dalam satu hari, kadang-kadang lebih. Setiap pasang sandal membutuhkan waktu setengah jam untuk pembuatannya.
Terlepas dari kurangnya produsen sandal di dusun sebelah, usaha pembuatan sandal kulit di Dusun Masangan terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian lokal. Diharapkan Pak Asyari dapat melanjutkan usahanya dengan baik dan melibatkan generasi penerus untuk menjaga tradisi ini tetap berlanjut.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial