Pasuruan, Jawa Timur
Senin, 4 Maret 2024

Bank Sampah Abi Martopuro Mewarnai Kebersihan Desa Martopuro

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Portalarjuna.Net,Purwosari – Desa Martopuro, merayakan pencapaian gemilang dengan keberhasilan operasional Bank Sampah yang diberi nama “Abi Martopuro” (Aman Bersih Indah). Didirikan pada tahun 2017 oleh Bapak Muntoha, Kepala Desa Martopuro, inisiatif ini menjadi tonggak penting dalam pengelolaan sampah berkelanjutan di tingkat lokal.

Sejak berdiri, Bank Sampah “Abi Martopuro” terus berkembang di bawah kepemimpinan ketua pengelolaan sampah saat ini, Bapak Suherman. Desa ini telah menciptakan model pengelolaan sampah yang efisien dan berdaya guna.

“Saat memulai Bank Sampah, tujuan kami adalah menciptakan desa yang aman, bersih, dan indah. Kami ingin mengajak semua warga untuk ikut serta dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” ujar Bapak Muntoha.

Saya berkesempatan mewawancarai Ibu Yayuk, yang dengan penuh dedikasi menjalankan tugas sebagai pemilah sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) setiap harinya. Menurutnya, TPA ini mampu mengelola hingga 3 ton sampah setiap hari, yang berasal dari seluruh desa.

“Sampah yang kami terima dibagi menjadi dua jenis utama: organik dan non-organik. Sampah organik diolah di tempat, menjadi pupuk yang kemudian dapat dimanfaatkan oleh warga desa yang memiliki kebun atau lahan pertanian,” ungkap Ibu Yayuk.

Lebih lanjut, Yayuk menjelaskan bahwa sampah non-organik dibagi menjadi 51 kategori, termasuk kertas dan bahan lainnya. Proses pemilahan yang cermat dilakukan untuk memastikan bahwa sampah non-organik dapat diarahkan ke pihak yang memprosesnya secara efektif.

“Ini adalah langkah kecil, tapi dampaknya besar. Dengan memilah sampah dan mengelolanya dengan baik, kita tidak hanya menjaga kebersihan desa kita tetapi juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan secara global,” tambah Ibu Yayuk.

Bank Sampah “Abi Martopuro” telah menjadi inspirasi bagi desa-desa sekitarnya dalam menerapkan prinsip keberlanjutan dalam pengelolaan sampah. Inisiatif yang dimulai oleh kepala desa dan diteruskan oleh warga serta pengelola sampah setempat menjadi bukti bahwa kolaborasi masyarakat dan pemerintah dapat menciptakan perubahan positif dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.

Author : Balqis Shofia Rahma

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial