Portalarjuna.net, Purwosari – Universitas Yudharta Pasuruan sukses melaksanakan program pendampingan pengurusan sertifikasi halal dan BPOM untuk tiga mitra UMKM, yaitu IRT-UM Soule (pengolahan ikan lele), Panda Sirup (pengolahan minuman), dan Linusco Indonesia (pengolahan kopi). Kegiatan ini dilakukan secara serial, baik di Universitas Yudharta Pasuruan maupun di lokasi mitra, dengan salah satu sesi penting diselenggarakan pada 27 November 2024.
Kegiatan pendampingan ini lamngsung dipandu oleh Ahmad Deny Setiawan, fasilitator pendamping IRT-UM Kabupaten Pasuruan. Pendampingan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari sosialisasi persyaratan pengajuan sertifikasi halal, pembimbingan dalam penyusunan dokumen seperti daftar bahan baku, proses produksi, hingga sertifikat bahan pendukung. Tim pendamping juga mengevaluasi proses produksi untuk memastikan kepatuhan terhadap ketentuan halal, memberikan saran perbaikan, serta melakukan simulasi audit agar mitra siap menghadapi audit halal dari lembaga sertifikasi.
Selain itu, pendampingan terkait sertifikasi BPOM turut dilakukan. Proses ini diawali dengan pengajuan sertifikasi Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) sebagai syarat utama. Dalam sesi pendampingan, tim melakukan pengecekan dan revisi dokumen CPPOB, termasuk SOP yang masih perlu penyempurnaan. Setelah sertifikasi CPPOB diterbitkan, pengajuan BPOM dapat segera dilanjutkan.

Ahmad Deny Setiawan, menjelaskan pentingnya kolaborasi ini bagi pengembangan UMKM lokal. “Dengan adanya sertifikasi halal dan BPOM, produk UMKM dapat bersaing lebih luas, baik di pasar nasional maupun internasional. Kami terus berupaya mendampingi mitra secara intensif hingga mereka mendapatkan sertifikasi yang dibutuhkan,” jelasnya.
Dr. Ir. Irnawati, MP., selaku Ketua Tim Pembinaan IRT-UM Universitas Yudharta Pasuruan, menyampaikan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja sama yang solid antara tim pendamping dan mitra UMKM. “Kami memastikan setiap mitra memahami standar regulasi dan proses pengajuan sertifikasi dengan baik. Pendampingan ini dilakukan secara bertahap untuk membantu UMKM mengatasi tantangan administrasi maupun teknis yang mereka hadapi,” ujar Dr. Irnawati.
Salah satu mitra, M. Alfan Nurdin dari Panda Sirup, turut menyampaikan rasa terima kasih atas pendampingan yang diberikan. “Kami sangat berterima kasih kepada tim pendamping Universitas Yudharta Pasuruan dan juga Kemendikbudristek yang telah mendukung pengembangan IRT-UM kami. Pendampingan ini memberikan banyak manfaat, terutama dalam memahami proses pengurusan sertifikasi yang sesuai dengan regulasi,” ungkapnya.
Program ini telah mencapai hasil yang signifikan. Seluruh dokumen administratif untuk pengajuan sertifikasi halal dan CPPOB kini telah terselesaikan 100%. Keberhasilan ini menjadi langkah awal penting bagi ketiga mitra UMKM untuk memperluas pasar mereka dengan jaminan legalitas dan kehalalan produk.
Melalui pendampingan intensif dan berkelanjutan, Universitas Yudharta Pasuruan menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan UMKM, khususnya dalam memenuhi standar regulasi yang semakin ketat. Program ini tidak hanya meningkatkan daya saing mitra UMKM di pasar lokal, tetapi juga membuka peluang bagi produk-produk mereka untuk bersaing di pasar nasional dan internasional.









