Portalarjuna.net, Pasuruan – Kepolisian Surabaya telah mengamankan Septian (38 tahun), seorang warga Surabaya, yang diduga sebagai pengemudi mobil Mercedes-Benz penyebab kecelakaan beruntun di Surabaya pada Senin sore, 23 Desember 2024. Kecelakaan tersebut terjadi di kawasan Pakuwon City dan Jalan Kenjeran, melibatkan total delapan kendaraan dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia.
Kapolsek Mulyorejo, Kompol Aspul Bakti, membenarkan penangkapan tersebut dan memberikan keterangan resmi bahwa Septian telah diamankan dan kini berada di Polrestabes Surabaya untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kompol Aspul Bakti tidak merinci lebih lanjut terkait kronologi kecelakaan dan identitas korban meninggal dunia, namun menekankan bahwa penyelidikan kasus ini akan terus berlanjut untuk mengungkap seluruh fakta dan menetapkan pasal yang sesuai dengan perbuatan yang dilakukan Septian. Polisi juga kemungkinan akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti tambahan untuk memperkuat proses hukum yang sedang berjalan.
Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan penangkapan Septian (38), pengemudi mobil Mercedes-Benz hitam yang menyebabkan kecelakaan beruntun di Surabaya pada 23 Desember 2024. Video tersebut menampilkan Septian yang mengenakan kaos putih dan celana putih, dalam kondisi mabuk, mengakui kesalahannya, dan berulang kali menampar wajahnya sendiri. Ia terlihat menyesal dan berjanji bertanggung jawab atas perbuatannya. “Maaf pak, saya salah Pak. Saya mau bertanggung jawab, pak. Saya tanggung jawab. Apa pun saya mau tanggung jawab,” kata Septian kepada petugas kepolisian yang sedang menginterogasinya. Septian juga mengakui telah mengonsumsi dua botol bir sebelum mengemudi. “Mabuk saya, pak. (Minum) dua botol. Minum bir,” ucapnya kepada polisi. Ia diketahui bekerja sebagai agen properti.
Kronologi kecelakaan beruntun tersebut, berdasarkan informasi yang beredar, berawal dari peristiwa tabrakan antara mobil Mercy yang dikendarai Septian dengan seorang perempuan yang mengendarai sepeda onthel di kawasan Pakuwon City Surabaya. Alih-alih berhenti dan bertanggung jawab, Septian justru melarikan diri menuju Jalan Kenjeran. Di sekitar The Grand Kenjeran, mobil Mercy tersebut kembali menabrak sejumlah kendaraan lainnya. Korban tabrakan berikutnya meliputi sebuah mobil Avanza putih, sebuah Grand Livina silver, dan sebuah Honda Brio kuning, serta empat sepeda motor. Akibat benturan keras, mobil Avanza bahkan sampai tercebur ke sungai, sementara mobil Livina nyaris terperosok.
Author : M.Valy Nashih Mahvudzy








