Pasuruan, Jawa Timur
Selasa, 12 Mei 2026

Sekelompok Suporter di Pasuruan Lakukan Kekerasan terhadap Sopir Truk karena Ditolak Menumpang

Portalarjuna.net, Pasuruan, – Insiden kekerasan terjadi di Jalan Pantura Bangil, Pasuruan, pada Selasa malam, 24 Desember 2024, melibatkan sejumlah suporter sepak bola yang berujung pada pemukulan seorang sopir truk. Peristiwa ini bermula dari penolakan sopir terhadap permintaan para suporter untuk menumpang menuju Banyuwangi dan Bali.

Menurut keterangan yang dihimpun, sekitar 30 suporter yang mengenakan atribut klub sepak bola Liga 1 menghentikan sebuah truk yang dikendarai oleh seorang sopir asal Probolinggo. Mereka meminta diizinkan untuk menumpang (“gandol”) menuju Banyuwangi dan Bali. Namun, sang sopir menolak permintaan tersebut, yang kemudian memicu aksi kekerasan oleh beberapa suporter.

“Setelah ditolak, para suporter mulai bertindak anarkis. Mereka menghadang truk, merusak kendaraan, memukuli sopir, dan bahkan merampas ponsel korban,” ungkap Kapolsek Bangil, AKP Hendra Wirawan, saat diwawancarai oleh CNN Indonesia.

Korban, yang merupakan sopir truk asal Probolinggo, mengalami luka akibat pemukulan yang dilakukan oleh empat suporter. Selain itu, truk yang dikemudikan korban juga mengalami kerusakan, dan ponsel miliknya dilaporkan dirusak oleh para pelaku.

Keempat pelaku, yang berusia antara 18 hingga 20 tahun, berhasil diamankan oleh pihak kepolisian setempat. “Kami telah melakukan tes urine kepada para pelaku, dan hasilnya menunjukkan mereka negatif narkoba,” jelas Kapolsek Bangil dalam keterangan lebih lanjut kepada CNN Indonesia.

Setelah dilakukan mediasi, kasus ini diselesaikan melalui pendekatan Restorative Justice dengan kesepakatan kedua belah pihak. “Kami memprioritaskan penyelesaian secara kekeluargaan demi menjaga suasana kondusif, meskipun tetap memberikan pembinaan kepada para pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya,” tutur AKP Hendra.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa sikap saling menghormati dan penyelesaian konflik secara damai harus terus dijunjung tinggi di masyarakat.

Author: Akh Rizqi Mustofa

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial