PortalArjuna.net, Pasuruan – Banjir rob kembali melanda Jalan Pantura yang menghubungkan Semarang dan Demak, khususnya di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Genangan air yang terjadi di beberapa titik, seperti di sekitar kawasan Pabrik Polytron, menyebabkan kemacetan lalu lintas dan mengganggu aktivitas sehari-hari warga. Kondisi ini menimbulkan keresahan, terutama bagi para pengguna jalan dan masyarakat setempat yang aktivitasnya terganggu.
Banjir ini dipicu oleh tingginya permukaan air laut akibat pasang, diperparah dengan penurunan muka tanah yang terus terjadi di wilayah pesisir. Curah hujan yang tinggi pada musim ini juga menjadi salah satu faktor penyebab banjir rob semakin parah. Peristiwa ini sering terjadi berulang kali setiap tahun, terutama saat musim hujan dan kondisi cuaca ekstrem.
Untuk mengurangi dampak banjir, pihak kepolisian telah menyiapkan jalur alternatif. Pengendara dari arah Demak menuju Semarang diarahkan melalui jalur Onggorawe dan Mranggen. Jalur ini diharapkan dapat mengurai kemacetan yang terjadi di kawasan Pantura akibat genangan air yang cukup dalam di beberapa titik.
Sebagai solusi jangka panjang, pembangunan Tol Semarang-Demak yang diintegrasikan dengan tanggul laut diharapkan mampu mengatasi masalah banjir rob di wilayah tersebut. Proyek ini diharapkan tidak hanya mengurangi banjir tetapi juga memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan dan masyarakat pesisir.
Author : Bintang Maulana









