Portalarjuna.net, Pasuruan – Suasana ramai dan penuh semangat terasa di MTs. Darut Taqwa 02 sejak pagi hari. Meskipun semester genap belum dimulai, gedung sekolah sudah dipenuhi dengan aktivitas para santri yang mengenakan seragam tim masing-masing serta membawa berbagai peralatan lomba, seperti alat musik dan buku. Semuanya berkumpul untuk mengikuti Lomba Haflah Akhiris Sanah ke-36 yang digelar pada hari itu, dengan babak penyisihan yang penuh antusiasme. Lomba tahunan ini menjadi ajang penting bagi santri MTs. Darut Taqwa 02 untuk menunjukkan kemampuan dan bakat mereka di berbagai bidang. Tahun ini, tiga lomba utama diselenggarakan: Lomba Kaligrafi, Lomba Gema Nadzom, dan Lomba Ngalah Pintar, yang masing-masing memiliki tantangan tersendiri.
Lomba Kaligrafi menjadi salah satu lomba yang paling dinantikan. Setiap asrama mengirimkan satu peserta untuk mengikuti lomba ini, di mana mereka diberi waktu tujuh jam untuk menghasilkan karya kaligrafi terbaik. Penilaian lomba ini berfokus pada keindahan tulisan, ketepatan, dan penghayatan terhadap makna ayat Al-Qur’an yang ditulis. Selain Kaligrafi, Lomba Gema Nadzom juga menarik perhatian banyak peserta. Lomba ini menilai kemampuan peserta dalam membaca nadzom (syair Islami) dengan penghayatan dan intonasi yang benar. Setiap sesi lomba diikuti oleh enam peserta, dan masing-masing peserta diberi waktu maksimal sepuluh menit. Lomba ini dibagi dalam dua sesi: sesi pertama dimulai pukul 08.30 WIB dan berakhir sebelum sholat Jumat, sedangkan sesi kedua dimulai setelah sholat Jumat hingga pukul 16.00 WIB. Peserta sesi pertama berasal dari Asrama A, C, E, H, I, J, K, N, P, dan Q, sementara sesi kedua diikuti oleh peserta dari Asrama G, L, B, M, O, dan F. Selain itu, Lomba Ngalah Pintar juga menjadi ajang yang sangat dinantikan, di mana dua peserta dari setiap asrama diuji dengan materi Atlas Walisongo dan Jawabul Masail (tanya jawab fiqh). Lomba ini juga terbagi dalam dua sesi, yang menguji kedalaman pengetahuan agama dan kemampuan berpikir kritis.
Setelah babak penyisihan selesai, pengumuman para finalis dilakukan pada hari yang sama. Para peserta yang berhasil lolos ke babak final adalah mereka yang menunjukkan performa terbaik di bidangnya. Untuk Lomba Gema Nadzom, finalis yang lolos berasal dari Asrama H, K, L, M, N, dan O, sementara untuk Lomba Ngalah Pintar, finalis yang berhasil lolos adalah perwakilan dari Asrama K, J, F, M, H, dan O. Pengumuman ini disambut antusias oleh seluruh peserta dan penonton yang hadir. Ustadzah Lusiana Farida, sebagai anggota Divisi Acara Haflah, memberikan apresiasi atas kelancaran acara yang berlangsung tanpa hambatan. “Alhamdulillah, acara berjalan dengan lancar dan peserta menunjukkan semangat serta sportivitas tinggi. Kami bersyukur atas dukungan semua pihak yang memungkinkan acara ini terlaksana dengan baik,” ujar Ustadzah Lusiana dengan penuh syukur.
Lomba Haflah Akhiris Sanah ke-36 bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga merupakan sarana untuk mengembangkan karakter dan kemampuan santri dalam berbagai bidang. Setiap lomba mengajarkan nilai-nilai penting, seperti ketekunan, kerja keras, dan rasa percaya diri. Selain itu, lomba-lomba ini juga mempererat silaturahmi antar santri dari berbagai asrama, yang mencerminkan semangat kebersamaan dan kekompakan. Bagi santri yang tidak lolos ke babak final, mereka tetap dihargai atas usaha dan dedikasi yang telah mereka tunjukkan, karena lomba ini bukan hanya soal meraih juara, tetapi juga tentang proses belajar dan pengembangan diri. Kini, para finalis akan melanjutkan perjuangan mereka di babak final, yang pastinya akan lebih menantang, dan diharapkan tetap menjaga semangat juang yang tinggi.
Acara ini juga menunjukkan betapa pentingnya peran lomba sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan karakter santri. Di MTs. Darut Taqwa 02, lomba ini menjadi momen berharga bagi setiap santri untuk menampilkan potensi terbaik mereka dalam ilmu pengetahuan, seni, dan agama. Keberhasilan acara ini mencerminkan komitmen sekolah dalam menyediakan lingkungan yang mendukung pengembangan kreativitas dan kemampuan para santri. Dengan adanya lomba-lomba semacam ini, diharapkan para santri dapat terus berprestasi dan mengembangkan potensi terbaik mereka, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik. Semoga Lomba Haflah Akhiris Sanah ke-36 menjadi ajang yang semakin mempererat ukhuwah Islamiyah di antara santri, serta memberi dampak positif dalam perjalanan pendidikan mereka.
Author : M. Nafi’ Ridho









