Portalarjuna.net, Angin semilir berhembus pelan di puncak Gunung Banyak, membawa aroma pinus yang segar dan udara yang terasa Sejuk di kulit. Di ketinggian 1.326 meter di atas permukaan laut ini, seorang pria paruh baya tampak sibuk merapikan tumpukan tali parasut yang berwarna- warni. Ia adalah Bambang, seorang instruktur tandem yang telah menghabiskan separuh hidupnya “menari” di langit Kota Batu.
Harmoni Keindahan dan Adrenalin Bagi Bambang, setiap penerbangan bukan sekadar urusan teknis menarik tali kendali. “Setiap kali kaki lepas dari tanah, ada rasa syukur yang luar biasa. Saya ingin wisatawan tidak hanya takut, tapi bisa melihat betapa Indah ciptaan Tuhan ini dari atas,” ungkapnya sambil tersenyum Ramah kepada seorang wisatawan yang tampak gugup.
Saat parasut mengembang sempurna dan mulai melayang, panorama Kota Batu dan sekitarnya terbentang seperti permadani hijau yang megah. Nilai Sapta Pesona di sini bukan sekadar slogan, melainkan pengalaman emosional. Keamanan yang terjamin membuat rasa takut berganti menjadi kekaguman, menciptakan sebuah Kenangan yang tak akan terlupakan seumur hidup.
Sinergi Alam dan Pemberdayaan Lokal Inovasi di kawasan Paralayang ini terus tumbuh berkat kreativitas pelaku wisata muda setempat. Mereka tidak hanya menjual jasa terbang, tetapi juga mengelola area swafoto bertema alam dan kafe-kafe estetik di pinggir tebing yang tetap menjaga kebersihan (Bersih) lingkungan.
Area landasan pacu yang kini tertata Tertib memungkinkan wisatawan yang tidak terbang untuk tetap bisa menikmati suasana tanpa membahayakan diri sendiri. Keberhasilan pengelolaan berbasis masyarakat ini membuktikan bahwa wisata minat khusus dapat menjadi motor penggerak ekonomi yang kuat tanpa merusak kelestarian alam.
Menjelang sore, saat matahari mulai condong ke barat dan warna langit berubah jingga, Bambang mendarat dengan sempurna di area Songgoriti. Baginya, tugas hari itu selesai, namun misi untuk terus memberikan kesan mendalam bagi setiap tamu akan selalu terbang tinggi bersama parasutnya.
Author : Muchammad Roni







