Pasuruan, Jawa Timur
Selasa, 26 Mei 2026

Wisata Religi Masjid Cheng Hoo: Harmoni Budaya yang Menjadi Daya Tarik Pariwisata

Portalarjuna.net, Pasuruan-Pagi itu, aroma dupa samar berpadu dengan lantunan doa yang mengalun lembut di halaman Masjid Muhammad Cheng Hoo Pasuruan. Bangunan bernuansa merah dan hijau dengan atap menyerupai kelenteng Tiongkok ini tak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga destinasi wisata religi yang menyimpan pesan toleransi dan sejarah panjang akulturasi budaya.
Masjid Cheng Hoo dibangun sebagai simbol persahabatan antara budaya Tionghoa dan Islam di Indonesia. Nama Cheng Hoo diambil dari seorang laksamana Muslim asal Tiongkok yang dikenal sebagai penjelajah dan diplomat ulung pada abad ke-15. Hingga kini, masjid ini ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara, baik untuk beribadah, berwisata sejarah, maupun sekadar menikmati keindahan arsitekturnya.
“Setiap hari selalu ada pengunjung, apalagi saat akhir pekan atau hari besar Islam,” ujar Ahmad Fauzi, pengelola Masjid Cheng Hoo Pasuruan. Menurutnya, pengunjung datang dari berbagai latar belakang agama dan budaya, mencerminkan nilai ramah dan aman dalam Sapta Pesona pariwisata.
Keunikan masjid ini terletak pada desainnya yang memadukan ornamen Tiongkok, Arab, dan Nusantara. Warna-warna cerah, ukiran naga yang disederhanakan, serta kaligrafi Arab menciptakan suasana indah dan sejuk bagi siapa pun yang berkunjung. Area masjid juga dijaga kebersihannya, sehingga wisatawan merasa nyaman dan tertib saat berada di lokasi.
Bagi warga sekitar, keberadaan Masjid Cheng Hoo membawa dampak ekonomi positif. Pedagang suvenir, makanan halal, hingga pemandu wisata turut merasakan manfaatnya. “Pengunjung sering membeli oleh-oleh atau sekadar bertanya sejarah masjid,” kata Siti Aminah, pedagang di sekitar area masjid.

Lebih dari sekadar bangunan, Masjid Cheng Hoo menjadi ruang perjumpaan budaya yang meninggalkan kenangan mendalam bagi wisatawan. Ia mengajarkan bahwa pariwisata bukan hanya tentang tempat, tetapi juga tentang nilai persatuan dan harmoni yang hidup di tengah masyarakat.

Author : Muhammad Yoga Tri Saputra

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial