Pasuruan, Jawa Timur
Minggu, 19 Juli 2026

Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Yudharta Pasuruan Teken MoU dengan Kecamatan Tosari pada Pembukaan KKN Kolaboratif Aspikom Jatim Impact Collaboratory 2026

 

PortalArjuna.net, Pasuruan – Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Yudharta Pasuruan bersama lima program studi Ilmu Komunikasi dari perguruan tinggi di Jawa Timur resmi menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Tosari melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Jumat (17/7/2026).

Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus mendukung pengembangan pariwisata di kawasan Tosari. Penandatanganan MoU berlangsung di Pendopo Kecamatan Tosari dan menjadi bagian dari rangkaian pembukaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Tematik Komunikasi Pariwisata ASPIKOM Jatim Impact Collaboratory 2026.

Selain Universitas Yudharta Pasuruan, kerja sama ini juga melibatkan Universitas Darussalam Gontor, STIKOSA-AWS Surabaya, Universitas Islam Balitar Blitar, Universitas Muhammadiyah Ponorogo, dan Universitas Trunojoyo Madura.
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Tosari beserta jajaran Forkopimcam, Danramil, Kepala Desa Podokoyo dan Ngadiwono, pengurus ASPIKOM Korwil Jawa Timur, para Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, dosen pembimbing lapangan, serta mahasiswa peserta KKN Kolaboratif.

Melalui nota kesepahaman tersebut, perguruan tinggi dan Pemerintah Kecamatan Tosari berkomitmen memperkuat sinergi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama juga diarahkan untuk mendukung pengembangan desa wisata melalui penguatan komunikasi, promosi digital, literasi media, serta peningkatan kapasitas masyarakat.

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Yudharta Pasuruan, M. Rifa’i, S.Sos., M.I.Kom., mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen Prodi Ilmu Komunikasi dalam mewujudkan Kampus Berdampak melalui kolaborasi bersama pemerintah dan masyarakat.

 

“Kolaborasi ini menjadi ikhtiar kami menghadirkan Kampus Berdampak, sehingga mahasiswa dan dosen tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga berkontribusi langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, KKN Kolaboratif menjadi langkah awal untuk membangun kerja sama yang lebih luas antara perguruan tinggi dengan Kecamatan Tosari, termasuk melalui keterlibatan dosen sesuai bidang keahliannya dalam mendukung pengembangan komunikasi pariwisata.

Ketua ASPIKOM Korwil Jawa Timur, Awang Dharmawan, S.I.Kom., M.A., menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan implementasi nyata ilmu komunikasi dalam mendukung pembangunan daerah. Mahasiswa didorong mengaplikasikan kompetensinya melalui berbagai program pengembangan desa wisata, sementara dosen memberikan pendampingan sesuai kepakaran di bidang komunikasi, digital branding, dan pemasaran.

“Kami ingin kolaborasi ini terus berlanjut sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pengembangan pariwisata,” katanya.
Melalui kerja sama tersebut, ASPIKOM Korwil Jawa Timur bersama enam Program Studi Ilmu Komunikasi berharap lahir berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, memperkuat promosi destinasi wisata, sekaligus meningkatkan daya saing Kecamatan Tosari sebagai salah satu kawasan wisata unggulan di Kabupaten Pasuruan.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial