Jaringan GusDurian Pasuruan Peduli Relawan Pengatur Lalin & Pos Pejaga Palang Pintu Kereta Api

""

Portalarjuna.net- Kurang diperhatikannya prasana Pos Penjaga Palang Pintu Kereta Api oleh PT. KAI (Kereta Api Indonesia), Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) Jaringan GusDurian (JGD) gelar Amal Agustusan Peduli Pos Penjaga Palang Pintu Kereta Api dan Relawan Pengatur Lalu Lintas (Lalin) Jalan Raya yang melintas Rel Kereta Api tanpa Palang Pintu.

“Saat melakukan wawancara dan observasi, kami menemukan sebagian besar fasilitas penjaga pos palang pintu tidak layak untuk digunakan. Petugas sudah meminta, hanya tinggal janji. Para penjaga pos juga tidak mengeluh soal gaji, tetapi berharap fasilitas untuk pekerjaannya agar diperhatikan, sebab pekerjaan tersebut juga menyelamatkan banyak orang”, ujar Muhammad Najib selaku penggerak KGSKR JGD Pasuruan diselah-selah kegiatan yang bertajuk “Amal Agustusan” tersebut (26/08/2017).

“Kami memberikan Bingkisan sederhana untuk Pos Penjaga Palang Pintu Kereta Api berupa matras, untuk alas sholat, heater untuk membuat kopi, dan beberapa prasarana untuk membantu pekerjaannya”, pungkas Alumni STAI Pancawahana Bangil tersebut.

Menurut Makhfud Syawaludin, kegiatan Amal Agustusan ini melengkapi gegap gempita perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia, yakni merayakan kemerdekaan dengan kegiatan ritual hingga kegiatan sosial. “Agustus sebagai bulan kemerdekaan, sudah menjadi bulan istimewa bagi masyarakat Indonesia. Berbagai kegiatan dilakukan untuk merayakannya. Mulai dari kegiatan ritual, seperti pelaksanaan upacara bendera, selametan, diskusi, serta berbagai event karnaval dan perlombaan-perlombaan. Hari ini, kami melengkapi perayaan agustusan tersebut dengan amal sosial, amal agustusan”, ujar Pemuda asal Sukorejo yang juga Penggerak Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) Jaringan GusDurian (JGD) Pasuruan usai menyerahkan bingkisan kepada Relawan Pengatur Lalu Lintas yang melintasi Rel Kereta Api tanpa Palang Pintu di Yonkav Bangil Pasuruan tersebut.

“Untuk Relawan Pengatur Lalin yang melintasi Kereta Api tanpa Palang Pitu, kami memberikan Rompi dan bingkisan”, imbuh Mahasiswa Pascasarjana Universitas Yudharta Pasuruan tersebut.

Adapun amal agustusan tersebut diiukuti oleh beberapa aktifis lintas agama serta aktifis mahasiswa. Dalam pelaksanaannya dilakukan dibeberapa titik, mulai dari Yonkav hingga Pos Palang Pintu Kereta Api di Latek Kecamatan Bangil.

“Kegiatan tersebut dimulai dengan berdoa bersama untuk Indonesia yang dipimpin oleh Pendeta David Kurniawan dari GBIS (Gereja Bethel Injil Sepenuh) Pandaan dan diakhiri dengan berkunjung ke Klenteng Kota Pasuruan dalam rangka menguatkan silaturrahmi diantara semua elemen masyarakat Indonesia yang beragam”, pungkas Erna Wati selaku Penanggung Jawab kegiatan tersebut.(Heri)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.