Media Massa Masih Berpengaruh, TV dan Media Cetak Juga Masih Berjaya

""

Portalarjuna.net-Media massa saat ini masih memiliki pengaruh yang kuat bagi masyarakat dalam kaitan politik. Hal tersebut diperkuat dengan hasil survey yang telah dilakukan oleh Surabaya Survey Centre(SSC).

Sebanyak 46.3 persen responden menganggap bahwa bagi mereka, media massa masih cukup berpengaruh untuk menjadi penentu bagi pilihan mereka. Sementara, 10.9 persen lainnya menganggap media massa sangat berpengaruh bagi mereka untuk menentukan pilihan.

Lebih lanjut, hasil survey yang telah dilakukan tersebut juga menunjukkan hasil bahwa televisi dan media cetak masih menjadi primadona di tengah gempuran perkembangan teknologi. Secara berurutan, televisi dan media cetak berada di posisi pertama dan kedua dengan prosentase 72.9 serta 65.5 persen sebagai media massa yang paling diakses oleh responden. Bagaimana dengan portal internet? Hal tersebut menduduki posisi ketiga dengan 60.9 persen dan berada satu tingkat diatas radio yang memperoleh 49.7 persen.

Berdasarkan hasil tersebut, Direktur riset SSC mengungkapkan bahwa media massa dapat dikatakan sebagai institusi pembentuk opini publik. Media massa juga punya kekuatan yang besar melalui pemberitaan yang mereka sajikan untuk membentuk pemaknaan publik.

“Sehingga, kalau dalam konteks politik, media ditunjukkan dengan kemampuannya dalam hal pemilihan isu. Sajian fakta dan cara pemaknaannya ini juga penting. Itu dalam artian lain biasa kita sebut dengan framing media,” kata Edy

Kondisi demikian, menurut edy, menjadikan media massa menjadi pisau bermata dua. “disamping media massa menjadi pilar ke-empat penjaga demokrasi, Media massa  juga bisa menjadi ancaman demokrasi ketika memiliki keberpihakan dan kepentingan tertentu. Maka media harus selektif dalam menyajikan berita” jelas pria yang juga Dosen Komunikasi Politik Universitas Yudharta Pasuruan

Data-data tersebut diatas diperoleh melalui survey yang dilakukan oleh Surabaya Survey Centre di 38 Kab/Kota di Jawa Timur pada kurun waktu 25 November-8 Desember 2017. Survey tersebut dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan 940 responden. Tingkat kepercayaan dari hasil tersebut sebesar 95 persen dengan margin of error 3.2 persen.(Dzikril)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.