Pedagang Umbulan Park Baru Empat Hari Buka Sudah Mengeluh Sepi

""

PortalArjuna.Net-Pasuruam, Pedagang yang direlokasi dari Pemandian Umbulan ke Umbulan Park, sejak Selasa (8/6), mulai mengeluh. Sebab, lokasi baru itu sepi pengunjung. Akibatnya, dagangan mereka tidak laku. Sepinya pengunjung, menurut sejumlah pedagang, dikarenakan lokasi Umbulan Park panas. Warga pun jadi kurang berminat datang untuk rekreasi.

Akhiyat, 50, salah seorang pedagang mengatakan, dia bersedia pindah ke Umbulan Park karena janji yang diberikan. Bahwa lokasi baru itu akan dibenahi fasilitasnya. Lalu, kolam yang kotor bakal dibersihkan. Tetapi, janji itu tak kunjung terealisasi.

“Awalnya dulu kami sempat diberikan janji. Katanya kolam di sini akan dibersihkan dan siap dijadikan tempat wisata edukasi,” tuturnya (12/6/21)
.

Namun, empat hari berjualan di Umbulan Park, ternyata janji-janji itu tidak kunjung terealisasi. Bahkan, kolam yang jadi daya tarik utama, kondisinya kotor. Akhirnya, sebagian pedagang berinsiatif kerja bakti membersihkan kolam. Juga membenahi fasilitas-fasilitas yang rusak.

“Ini inisiatif pedagang sendiri membersihkan kolam. Kalau tidak, mana ada pengunjung mau datang ke sini. Kolamnya kotor kayak gini,” katanya.
Hal senada diutarakan Nema, 55. Dia mengaku tak mendapat penghasilan sama sekali selama empat hari berjualan di lokasi baru. Sebab, tidak ada satu pun pengunjung yang datang.

“Tidak dapat apa-apa, sepi. Berbeda dengan Umbulan (lokasi lama, Red). Kalau di Umbulan dapatlah uang untuk kebutuhan. Hanya beberapa hari lalu dapat seribu,” katanya.

Pemandian Umbulan memang resmi ditutup. Lalu, sejak Selasa (8/6) para pedagang di sana dipindah ke Umbulan Park. Penutupan dilakukan karena berdasarkan hasil uji lab, air di Pemandian Umbulan mengandung bakteri e-coli. Sehingga, air berbahaya dikonsumsi. Padahal, air dari pemandian utama Umbulan itu dialirkan dan dikonsumsi ke lima daerah. Yaitu, Kota dan Kabupaten Pasuruan, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Gresik.

Camat Winongan Basmi saat dikonfirmasi tentang keluhan pedagang menegaskan, pihaknya hanya diberi tugas menjaga keamanan di Umbulan Park. Sampai saat ini belum diputuskan siapa pengelola tempat wisata itu.

“Belum ada. Belum ada keputusan siapa pengelolanya. Hanya kami diminta untuk menjaga saja,” tuturnya
.

(DH)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.