Pasuruan, Jawa Timur
Senin, 4 Mei 2026

Pemkot Probolinggo Cuma Berani Naikkan Target Retribusi Parkir Setengah Miliar di 2025, Ini Pertimbangannya  

Pemkot Probolinggo Cuma Berani Naikkan Target Retribusi Parkir Setengah Miliar di 2025, Ini Pertimbangannya
Kamis, 19 Desember 2024 | 18:28 WIB

Portalarjuna.net, Mayangan – Retribusi parkir masih menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kota Probolinggo.
Tahun 2024, Dishub Kota ditargetkan bisa menyumbang sekitar Rp 3,5 miliar. Hingga akhir November, realiasi PAD dari retribusi parkir mencapai sudah 100 persen lebih.
Dengan tercapainya target di 2024, Dishub memutuskan untuk menaikkan target retribusi parkir di 2025.
Hanya saja tahun depan target PAD dari retribusi sektor parkir ditarget naik Rp 500 juta atau setengah miliar.
Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, sumber PAD yang melekat di Dishub Kota, mulai parkir berlangganan yang ditarget sekitar Rp 3 miliar, hingga akhir November sudah mencapai 100,4 persen atau sekitar Rp 3.064.000.000.
Kemudian ada retribusi parkir tepi jalan yang ditarget Rp 400 juta sudah tercapai sekitar Rp 380 juta. Kemudian ada retribusi cargo angkut barang ditarget Rp 100 juta, terealisasi Rp 114 juta.
Kepala Dishub Kota Probolinggo Agus Effendi mengatakan, untuk target PAD dari retribusi parkir dan cargo di Dishub, hingga pekan pertama Desember sudah melampaui target sekitar 100,2 persen.
Tentunya, masih ada sisa waktu sekitar 3 sampai 4 pekan, untuk menambah potensi PAD tersebut.
Sehingga, target PAD dari retribusi parkir tersebut dipastikan melebihi target. Karena itu, tahun 2025 target PAD dari retribusi parkri dinaikkan menjadi sekitar Rp 4 miliar.
”Untuk retribusi parkir berlangganan sudah lampuai 100 persen dari target Rp 3,5 miliar, sudah tercapai Rp 3,5 miliar lebih. Belum lagi ditambah selama bulan Desember,” katanya.
Selain itu, dikatakan Agus, ada retribusi parkir tepi jalan yang menjadi sumber PAD. Parkir tepi jalan ditarget Rp 250 juta dan parkir insidentil Rp 150 juta. Untuk realiasi parkir insidentil sudah capai 112 persen atau Rp 167,5 juta.
Sedangkan parkir tepi jalan baru tercapai Rp 211 miliar, dan akan dikejar hingga akhir Desember 2024.
”Sejumlah titik ruas jalan tetap menjadi potensi untuk retribusi parkir tepi jalan umum. Untuk itu, pihaknya pun berupaya tiap tahunnya retribusi parkir tepi jalan umum itu dapat menyumbang PAD di Kota Probolinggo. Kami optimistis, hingga akhir tahun 2024, target retribusi parkir tepi jalan dapat tercapai,” terangnya.
Agus menambahkan, titik parkir tepi jalan yang cukup tinggi sumbang PAD salah satunya di kawasan alun-Alun Kota. Selain itu ada kawasan Pasar Baru dan RSUD dr. Mohammad Saleh.
Untuk itu, pihaknya berupaya untuk meningkaktan PAD dengan kaji ulang penataan parkir tepi jalan yang ada di Kota Probolinggo.
”Nah, di Kota Probolinggo ada 71 titik parkir jalan umum. Diantaranya ada 3 titik penyumbang retribusi terbesar. Yaitu pasar baru, alun-alun dan RSUD dr. Mohamad Saleh,” ungkapnya.

Author : Istiqna Salsabila

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial