Pasuruan, Jawa Timur
Senin, 4 Mei 2026

Novita Wijayanti Sebut Prabowo Presiden Sejati Kaum Buruh

Portalarjuna.net, Jakarta – Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Novita Wijayanti menyebut Presiden Prabowo Subianto sebagai presiden sejati bagi kaum buruh. Hal ini disampaikan menanggapi pernyataan Prabowo yang menyatakan dirinya sebagai presiden dari buruh, petani, nelayan, dan masyarakat kecil, seperti dikutip dari detik.com, Kamis (1/5/2025).

Menurut Novita, hubungan Prabowo dan buruh telah terjalin lama. Ia menyebut kaum buruh selalu mendukung Prabowo dalam lima kali pencalonan presiden. “Apa yang disampaikan Pak Prabowo itu sangat wajar dan tulus. Karena dalam perjalanan politiknya, kaum buruh adalah yang paling setia. Lima kali beliau maju Pilpres, buruh tak pernah meninggalkannya,” ujar Novita.

Ia juga menilai kehadiran Prabowo dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Monas menunjukkan komitmen kuat terhadap kesejahteraan pekerja. Novita bahkan menyebut Prabowo sebagai presiden kedua setelah Soekarno yang hadir langsung dalam perayaan May Day.

Lebih lanjut, Novita menegaskan bahwa Fraksi Gerindra siap mendukung program pemerintah yang berpihak pada buruh. Ia berharap peringatan Hari Buruh menjadi momentum untuk memperbaiki sistem ketenagakerjaan dan mendorong terciptanya iklim investasi yang sehat.

“Pekerja adalah tulang punggung pembangunan. Tanpa kesejahteraan yang adil, mustahil kita membangun iklim investasi yang berkelanjutan,” kata legislator dari Dapil Banyumas-Cilacap itu.

Ia juga mendorong pemerintah, pelaku usaha, dan serikat pekerja untuk berkolaborasi menyusun kebijakan yang berpihak pada buruh. Termasuk di antaranya pemberian insentif bagi perusahaan yang menjunjung tinggi hak-hak pekerja serta pelatihan peningkatan keterampilan agar tenaga kerja Indonesia mampu bersaing secara global.

Sementara itu, dalam sambutannya di hadapan massa buruh di Monas, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas kesetiaan kaum buruh selama karier politiknya. Ia mengingatkan bahwa dirinya telah maju lima kali dalam Pilpres dan mengalami kekalahan empat kali, namun para buruh selalu setia mendukung.

“Empat kali saya kalah, buruh tetap mendukung saya. Yang kelima kita menang. Karena itu, saya merasa menjadi presiden buruh, presiden petani, presiden nelayan, presiden orang yang susah,” ucap Prabowo, yang disambut tawa dan sorak massa buruh.

 

Author: Abel Setyo

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tulisan Terakhir

Advertorial