Portalarjuna.net Pandaan Pasuruan – Tradisi Bersih Dusun dan Sedekah Bumi kembali digelar oleh masyarakat Dusun Tembong, Desa Plintahan, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, pada Minggu (12/7/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 06.00 WIB hingga larut malam tersebut menjadi momentum bagi warga untuk mengungkapkan rasa syukur sekaligus menjaga tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Sejak pagi, antusiasme masyarakat terlihat melalui karnaval yang mengelilingi dusun. Warga dari berbagai usia tampil dengan beragam kreasi yang mencerminkan kekompakan dan semangat gotong royong. Kehadiran masyarakat di sepanjang rute karnaval semakin menambah semarak suasana perayaan.
Usai karnaval, rangkaian acara dilanjutkan dengan prosesi ancak, yakni penyajian hasil bumi berupa buah-buahan dan sayuran sebagai simbol rasa syukur atas limpahan rezeki. Tradisi ini tidak hanya memiliki makna spiritual, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga hubungan harmonis antara masyarakat, alam, dan nilai-nilai budaya yang telah lama berkembang di Dusun Tembong.
Kemeriahan acara berlanjut pada malam hari melalui pertunjukan seni tradisional ludruk dan campursari. Ratusan warga memadati lokasi kegiatan untuk menikmati hiburan yang sekaligus menjadi sarana pelestarian kesenian daerah. Penampilan para seniman berhasil menghadirkan suasana hangat dan penuh keakraban hingga acara berakhir.
Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini tidak terlepas dari kerja sama seluruh elemen masyarakat. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 5 Universitas Yudharta Pasuruan yang sedang melaksanakan pengabdian di Desa Plintahan juga turut berkontribusi dalam berbagai tahapan persiapan. Bersama warga, mereka bergotong royong membuat ancak, membantu menyiapkan hidangan untuk konsumsi bersama, serta mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis menjelang pelaksanaan acara.
Pada hari pelaksanaan, mahasiswa KKN tetap terlibat aktif dengan membantu jalannya kegiatan, mulai dari mendukung koordinasi di lapangan hingga memastikan setiap rangkaian acara berlangsung dengan tertib. Kolaborasi tersebut mencerminkan semangat kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat dalam mendukung pelestarian tradisi lokal.
Seluruh rangkaian Bersih Dusun dan Sedekah Bumi berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti. Tingginya partisipasi warga menunjukkan bahwa tradisi ini masih memiliki tempat penting dalam kehidupan sosial masyarakat Dusun Tembong.
Kepala Dusun Tembong menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut terus dipertahankan sebagai warisan budaya yang mampu mempererat hubungan antarmasyarakat.
“Harapannya dengan adanya acara Bersih Dusun ini, Dusun Tembong bisa selalu mengingat leluhurnya, serta terus menjaga warisan dan budaya yang ada di Dusun Tembong dengan tali silaturahmi yang tetap terjaga,” ungkapnya.
Tradisi Bersih Dusun dan Sedekah Bumi tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat nilai gotong royong, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap pentingnya menjaga identitas budaya daerah. Sinergi antara masyarakat dan mahasiswa KKN Universitas Yudharta Pasuruan menjadi salah satu gambaran bahwa pelestarian budaya dapat terus hidup melalui kebersamaan dan partisipasi berbagai pihak.










