portalarjuna.net, Mojokerto – Dalam upaya mendukung pemanfaatan potensi lokal desa, Mahasiswa KKN Kelompok 24 Universitas Yudharta Pasuruan menyelenggarakan Workshop Pelatihan Pengolahan Stik Singkong pada Senin, 13/07/2026, bertempat di Balai Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu PKK dan kader Posyandu Desa Seloliman dengan tujuan memberikan pengetahuan serta keterampilan dalam mengolah hasil pertanian lokal menjadi produk pangan yang lebih variatif dan bernilai guna.
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta sambutan dari Ketua Pelaksana KKN Kelompok 24 Universitas Yudharta Pasuruan. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa workshop ini merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan potensi desa yang dimiliki, khususnya komoditas singkong yang melimpah di Desa Seloliman.
Memasuki sesi inti, peserta mendapatkan pemaparan materi mengenai proses pengolahan singkong menjadi stik singkong, mulai dari pemilihan bahan baku, tahapan pengolahan, hingga teknik menghasilkan stik singkong yang renyah dan berkualitas. Materi disampaikan secara interaktif sehingga peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga memahami setiap tahapan dalam proses pembuatan produk tersebut.
Antusiasme ibu-ibu PKK dan kader Posyandu terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Suasana workshop yang hangat dan penuh kebersamaan menunjukkan semangat masyarakat Desa Seloliman untuk terus belajar dan mengembangkan keterampilan dalam memanfaatkan potensi lokal yang tersedia di lingkungan sekitar.
Sebagai bentuk evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan, pada akhir workshop seluruh peserta diminta untuk mengisi formulir evaluasi sederhana berupa angket responden mengenai tingkat pemahaman mereka terhadap materi yang telah disampaikan selama kegiatan berlangsung. Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana materi dapat dipahami oleh peserta sekaligus menjadi bahan masukan bagi mahasiswa KKN dalam melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang lebih baik di masa mendatang.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara panitia dan seluruh peserta sebagai simbol kolaborasi dan sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan desa yang mandiri, kreatif, dan berdaya melalui pemanfaatan potensi lokal. Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN Kelompok 24 Universitas Yudharta Pasuruan berharap semangat inovasi dan pemberdayaan masyarakat dapat terus tumbuh serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi Desa Seloliman.
author: Ihdina Fahmiati Ulumuddin










