Portalarjuna.net, Malang – Tradisi Bersih Desa di Desa Mulyoarjo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, berlangsung meriah pada Minggu (12/7/2026). Kegiatan yang melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, warga dari setiap RT, serta Mahasiswa KKN Mandiri Kelompok 28 Universitas Yudharta Pasuruan ini menjadi wujud rasa syukur masyarakat atas hasil bumi, keselamatan, dan keberkahan yang telah diterima. Rangkaian acara diisi dengan arak-arakan hasil bumi, pertunjukan kesenian tradisional, hingga hiburan campursari pada malam hari.
Menjelang pelaksanaan Bersih Desa, mahasiswa KKN Mandiri Kelompok 28 turut ambil bagian dalam berbagai persiapan bersama masyarakat. Mahasiswa membantu membersihkan area kegiatan, menata kursi dan perlengkapan acara, menyusun hidangan, membungkus makanan ringan untuk dibagikan kepada warga, serta mendokumentasikan seluruh rangkaian kegiatan sebagai bentuk publikasi dan dokumentasi desa.
Puncak acara diawali dengan arak-arakan hasil bumi yang diikuti oleh masing-masing RT. Berbagai hasil pertanian dibawa dan ditampilkan sebagai simbol rasa syukur masyarakat atas rezeki yang diperoleh. Antusiasme warga terlihat dari ramainya masyarakat yang memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan jalannya prosesi hingga selesai.
Suasana semakin semarak dengan penampilan kesenian tradisional yang menghibur masyarakat. Memasuki malam hari, perayaan dilanjutkan dengan hiburan campursari yang dihadiri oleh warga dari berbagai kalangan. Kehangatan dan kebersamaan yang tercipta sepanjang acara menjadi gambaran kuatnya budaya gotong royong yang masih terpelihara di Desa Mulyoarjo.
Partisipasi mahasiswa KKN Mandiri Kelompok 28 tidak hanya membantu kelancaran kegiatan, tetapi juga menjadi pengalaman berharga dalam mengenal dan melestarikan tradisi masyarakat. Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan warga menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat terus berjalan melalui keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Tradisi Bersih Desa tidak hanya menjadi agenda tahunan masyarakat Desa Mulyoarjo, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, memperkuat nilai kebersamaan, serta menjaga warisan budaya agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.










