Portalarjuna.net., Wonorejo — Kwartir Ranting (Kwarran) Wonorejo menggelar Perkemahan Sehari (Persari) dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan tersebut melibatkan 294 anggota Pramuka Siaga yang mengikuti uji Tanda Kecakapan Khusus (TKK) sebagai bagian dari persiapan menuju Pramuka Garuda.
Chalimatus Sa’deyah, S.Pd., M.Pd., selaku bendahara kegiatan sekaligus pengurus Kwartir Ranting Wonorejo, mengatakan Persari memiliki dua tujuan utama, yakni memperingati Hari Pramuka sekaligus melaksanakan Perkemahan Sehari yang di dalamnya terdapat uji TKK.
“Peringatan Hari Pramuka serta Perkemahan Sehari yang di dalamnya ada uji TKK guna persiapan penempuhan Pramuka Garuda,” ujar Chalimatus.
Selama kegiatan, anggota Pramuka Siaga mengikuti apel dan penempuhan TKK. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal sekaligus mengembangkan kecakapan khusus dalam kepramukaan.
Chalimatus menjelaskan, Persari juga menjadi sarana untuk melatih kemandirian peserta sekaligus memperkenalkan berbagai kecakapan dasar yang perlu dimiliki anggota Pramuka.
“Tujuannya tentunya melatih kemandirian anak-anak dan memperkenalkan kecakapan-kecakapan khusus dasar yang harus dimiliki oleh insan Pramuka,” jelasnya.
Sebanyak 294 anggota Pramuka Siaga mengikuti uji TKK dalam kegiatan tersebut. Selain anggota Siaga, kegiatan juga melibatkan anggota Pramuka Penggalang dari SMP dan MTs serta Pramuka Penegak dari SMA dan SMK.
Anggota Penggalang dan Penegak turut mengisi acara serta menjalankan tugas dalam apel peringatan Hari Pramuka. Para pembina dan Kamabigus (Ketua Majelis Bimbingan Gugus Depan) se-Kwarran Wonorejo juga ikut terlibat dalam kegiatan.
Kegiatan tersebut turut melibatkan Kamabisa (Ketua Majelis Bimbingan Desa) atau kepala desa se-Kwarran Wonorejo. Unsur Mabiran (Majelis Bimbingan Ranting) juga hadir, antara lain camat, kepala puskesmas, Danramil, Kapolsek, dan Kepala KUA.
Persari Dorong Kemandirian Menuju Indonesia Emas 2045
Persari Kwarran Wonorejo mengusung semangat “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.”
Chalimatus menjelaskan, kaitan kegiatan Pramuka dengan tema tersebut terletak pada pembentukan karakter mandiri dan kecakapan peserta. Menurutnya, kedua hal tersebut dapat menjadi bekal bagi generasi muda untuk menghadapi tantangan masa depan.
“Kaitannya dengan swasembada pangan menuju Indonesia Emas adalah karakter mandiri dan kecakapan yang dibangun melalui kegiatan Pramuka ini ke depan menjadi pondasi yang kuat untuk mewujudkan cita-cita tersebut,” kata Chalimatus.
Ia berharap pembinaan melalui kegiatan Pramuka dapat membentuk generasi yang tangguh, memiliki kecakapan, serta siap menghadapi berbagai tantangan global.
“(Mewujudkan) generasi tangguh yang cakap, siap menghadapi tantangan global,” pungkasnya.
Melalui Persari, Kwarran Wonorejo tidak hanya memperingati Hari Pramuka ke-65, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta untuk mengembangkan kemandirian dan kecakapan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan generasi muda agar memiliki bekal keterampilan dan karakter untuk menghadapi masa depan.
Author: Putri Lailatul Ramadhani










