Portalarjuna.net, Pasuruan – Lembah Dieng di Desa Jeruk Purut, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, menawarkan destinasi wisata alam dengan panorama perbukitan yang menarik. Kawasan ini menyuguhkan hamparan rumput hijau, pepohonan rindang, serta pemandangan alam dari ketinggian. Selain itu, udara segar dan suasana terbuka membuat pengunjung nyaman menikmati waktu bersama keluarga maupun teman (26/10/2026).
Lembah Dieng juga menjadi alternatif rekreasi bagi masyarakat yang ingin melepas penat. Di tempat ini, pengunjung bisa berjalan santai, menikmati panorama alam, atau sekadar duduk bersantai. Dengan berbagai daya tarik tersebut, Lembah Dieng semakin menambah pilihan destinasi wisata di Kabupaten Pasuruan.
Perubahan Lahan Bekas Tambang Menjadi Wisata Alam
Lembah Dieng memiliki luas sekitar 10 hektare. Dahulu, masyarakat memanfaatkan kawasan ini sebagai lokasi pertambangan pasir. Namun, seiring waktu, warga setempat berinisiatif mengubah fungsi lahan tersebut menjadi kawasan wisata alam.
Melalui upaya swadaya, masyarakat mulai menata area terbuka, menghadirkan hamparan rumput hijau, serta menanam berbagai jenis pepohonan. Upaya tersebut perlahan mengubah wajah kawasan yang sebelumnya menjadi lokasi pertambangan.
Kini, Lembah Dieng menawarkan suasana alam yang lebih asri dan menarik. Perubahan ini sekaligus menunjukkan bahwa masyarakat mampu mengembangkan potensi lahan bekas tambang menjadi destinasi wisata. Selain memperkaya pilihan rekreasi, pengembangan tersebut juga membuka peluang bagi kawasan sekitar untuk berkembang.
Panorama Perbukitan Menarik Perhatian Pengunjung
Hamparan rumput hijau dan pepohonan menjadi daya tarik utama Lembah Dieng. Dari sejumlah titik, pengunjung dapat menikmati panorama perbukitan yang membentang luas. Sementara itu, suasana alam terbuka menghadirkan pengalaman rekreasi yang berbeda dari hiruk-pikuk kehidupan perkotaan.
Salah satu pengunjung, Amanda, mengungkapkan kesannya setelah menikmati keindahan kawasan wisata tersebut.
“Menurut saya tempat ini punya pemandangan alam yang indah dan suasana yang cukup menenangkan. Dengan hamparan rumput hijau, pepohonan, dan pemandangan dari ketinggian menjadi daya tarik tersendiri,” ujar Amanda.
Amanda mengaku senang menghabiskan waktu di Lembah Dieng. Menurutnya, panorama hijau dan udara segar membuat kawasan ini cocok sebagai tempat melepas penat setelah menjalani berbagai aktivitas sehari-hari.
Pengelola Perlu Meningkatkan Fasilitas Wisata
Meski menawarkan panorama yang menarik, Lembah Dieng masih membutuhkan sejumlah pembenahan. Amanda menilai pengelola perlu memperhatikan kebersihan lingkungan, kelengkapan fasilitas pendukung, serta kondisi akses jalan.
Menurutnya, ketiga aspek tersebut sangat penting untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung. Dengan fasilitas yang lebih memadai, wisatawan tentu dapat menikmati keindahan Lembah Dieng dengan lebih leluasa.
Selain pengelola, masyarakat sekitar juga memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian kawasan wisata. Warga dapat berpartisipasi melalui kegiatan membersihkan lingkungan, merawat pepohonan, dan menjaga kebersihan area terbuka. Dengan demikian, keasrian Lembah Dieng tetap terjaga dan mampu menarik lebih banyak wisatawan.
Pagi dan Sore Menjadi Waktu Favorit untuk Berkunjung
Pengunjung dapat memilih pagi hari, sekitar pukul 06.00–08.00 WIB, untuk menikmati udara segar dan suasana yang lebih sejuk. Selain itu, waktu sore pada pukul 15.00–17.30 WIB juga menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin bersantai sambil menikmati panorama perbukitan.
Kedua waktu tersebut memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung. Pada pagi hari, suasana alam terasa lebih segar. Sementara itu, sore hari menawarkan suasana yang cocok untuk bersantai dan menikmati pemandangan sekitar.
Lembah Dieng memiliki potensi besar untuk memperkaya destinasi wisata alam di Kabupaten Pasuruan. Oleh karena itu, pengelola dan masyarakat perlu terus bekerja sama menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan fasilitas pendukung. Dengan pengelolaan yang baik, Lembah Dieng tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Author: Rahmani Qolbiana






